Februari 20, 2026

OSIM MAN 2 Manggarai Ditempa Jadi Pemimpin Visioner Era Digital

MANGGARAI, BAJOPOS.COM – Suasana berbeda tampak di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Manggarai, Rabu (11/2/2026). Bukan sekadar pertemuan organisasi, puluhan pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) justru tengah ditempa menjadi calon pemimpin masa depan melalui kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Terpadu (LDKT).

Mengangkat tema “Membentuk Pemimpin yang Berkarakter, Inovatif dan Berintegritas di Era Digital”, kegiatan ini menjadi ruang pembinaan serius bagi pengurus OSIM periode 2025–2026 bersama perwakilan peserta didik. LDKT dirancang bukan hanya untuk memperkuat struktur organisasi, tetapi juga membangun fondasi karakter dan visi kepemimpinan yang relevan dengan tantangan zaman.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Husen Hajar, menegaskan bahwa LDKT bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

“LDKT adalah proses pembinaan. Di sini peserta belajar tentang tanggung jawab, disiplin, serta bagaimana bekerja sama secara efektif dalam organisasi,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Menurutnya, kepemimpinan tidak lahir secara instan, melainkan dibentuk melalui latihan, pembiasaan, dan pendampingan yang berkelanjutan.

Kepala MAN 2 Manggarai, Masrum Bata, dalam arahannya menekankan pentingnya kepemimpinan visioner di tengah arus digitalisasi yang kian masif. Ia mengawali materi dengan pembahasan tentang Manajemen Organisasi dan Visi Kepemimpinan, menantang para pengurus OSIM untuk tidak hanya aktif, tetapi juga strategis.

“Pemimpin hari ini harus mampu membaca tantangan zaman. Teknologi harus dimanfaatkan secara positif dan produktif. Organisasi membutuhkan arah yang jelas agar setiap program memiliki dampak nyata,” tegasnya.

Masrum juga menegaskan komitmen madrasah dalam memperkuat pendidikan karakter sebagai pondasi utama generasi unggul. Baginya, kecerdasan tanpa integritas tidak akan membawa perubahan berarti.

Sementara itu, Pembina OSIM MAN 2 Manggarai, Rafik Asril, memastikan bahwa LDKT tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan. Evaluasi dan refleksi akan terus dilakukan agar nilai-nilai yang diperoleh benar-benar diimplementasikan dalam program kerja OSIM.

“Kami ingin nilai kepemimpinan itu hidup dalam keseharian organisasi, bukan hanya saat pelatihan berlangsung,” ungkapnya.

Melalui LDKT ini, OSIM MAN 2 Manggarai diharapkan semakin solid, profesional, dan mampu menjadi motor penggerak kegiatan kesiswaan yang inovatif serta berdampak luas. Kegiatan ini sekaligus menegaskan posisi MAN 2 Manggarai sebagai madrasah yang konsisten menyiapkan generasi berkarakter kuat, berintegritas, dan siap memimpin di era digital.(Faidin) 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *