SIKKA, BAJOPOS.COM – Aliansi Wartawan Sikka (AWAS) tengah mematangkan rencana penanaman anakan mangrove di kawasan hutan bakau Dusun Namandoi, Desa Nangahale, Kecamatan Talibura. Kegiatan tersebut disiapkan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 AWAS.
Aksi bertajuk “AWAS Peduli dan Hijaukan Sikka” itu saat ini masih dalam tahap perencanaan teknis, mulai dari koordinasi lokasi penanaman, penyediaan bibit mangrove, hingga pelibatan masyarakat setempat. Meski dalam perencanaan tersebut dipastikan akan diselenggarakan pada Sabtu, 14/02/2026 dan diperkirakan pada pukul 09.00 Wita.
Ketua AWAS, Mario WP Sina, mengatakan momentum ulang tahun organisasi tahun ini diarahkan pada kegiatan yang berdampak langsung bagi lingkungan dan masyarakat.
“Kami ingin HUT ke-12 AWAS tidak sekadar seremoni, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata. Penanaman mangrove ini sedang kami siapkan secara matang agar pelaksanaannya tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, kawasan pesisir Nangahale dipilih karena memiliki potensi ekosistem mangrove yang perlu dijaga dan diperkuat. Mangrove berfungsi menahan abrasi, menjaga kualitas lingkungan pesisir, serta menjadi habitat penting bagi biota laut.
Dalam perencanaan tersebut, AWAS juga membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah desa, lembaga pendidikan, komunitas lingkungan, dan masyarakat sekitar agar kegiatan tidak berhenti pada seremoni tanam semata, melainkan berlanjut pada perawatan dan pengawasan bersama.
Tak hanya itu, berbagai instansi pun kata dia nantinya akan turut serta dalam kegiatan ini, diantaranya TNI dan Polri juga beberapa instansi pemerintah daerah.
AWAS berharap, melalui langkah awal yang sedang disusun ini, kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir di Kabupaten Sikka semakin tumbuh.
Memasuki usia ke-12 tahun, AWAS menegaskan komitmennya untuk terus hadir, tidak hanya sebagai pengawal informasi publik, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan sosial dan lingkungan di daerah.(Faidin)

