Februari 20, 2026

Sambut Ramadhan 1447 H, MTs Negeri 2 Lembata Jadikan Masjid Ruang Pendidikan Karakter

LEMBATA, BAJOPOS.COM – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah/2026 Masehi, Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Lembata memanfaatkan momentum Program Gerakan Bersama (Geber) Bersih-Bersih Masjid (BBM) Tahun 2026 sebagai ruang pembelajaran nyata bagi peserta didik.

Program yang digagas oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam tersebut dilaksanakan Senin (16/2/2026) dan menjadi bagian dari gerakan Masjid Berdaya Berdampak. Namun, bagi MTs Negeri 2 Lembata, kegiatan ini tidak sekadar agenda seremonial menyambut Ramadhan.

Kegiatan dibagi ke tiga lokasi, yakni Masjid Babul Hidayah Lamahora, Masjid Nur Salam Wangatoa, dan Masjid YAMP Besar Wangatoa. Pembagian titik ini dirancang agar keterlibatan murid, guru, dan tenaga kependidikan berlangsung merata sekaligus menjangkau lebih banyak rumah ibadah.

Sejak pagi, para murid bersama guru membersihkan ruang utama masjid, tempat wudu, halaman, kaca jendela, hingga menata kembali perlengkapan ibadah. Gotong royong menjadi suasana utama yang terlihat di setiap lokasi.

Kepala MTs Negeri 2 Lembata, Ramlah Budiman, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi pembinaan karakter.

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat. Melalui kegiatan ini, murid belajar tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian sosial secara langsung,” ujarnya.

Menurutnya, pengalaman belajar kontekstual seperti ini memperkuat disiplin dan sikap moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai itu dinilai penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara sosial dan spiritual.

Melalui Program Geber BBM 2026, madrasah berharap masjid-masjid di lingkungan sekitar semakin bersih dan nyaman, sehingga jamaah dapat menjalankan ibadah Ramadhan, termasuk salat tarawih berjamaah, dengan khusyuk.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan posisi madrasah sebagai institusi pendidikan yang terlibat aktif dalam penguatan layanan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat, sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama.(Faidin) 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *