Februari 20, 2026

Penegerian SMAK Jadi Prioritas Penguatan Pendidikan Keagamaan di Sikka

SIKKA, BAJOPOS.COM – Upaya memperkuat pembangunan bidang keagamaan dan pendidikan di Kabupaten Sikka kian dipertegas melalui pertemuan antara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur, Fransiskus Kariyanto, dan Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, Jumat (13/02/2026).

Audiensi yang berlangsung di ruang kerja Bupati Sikka itu bukan sekadar silaturahmi, melainkan forum strategis untuk menyelaraskan program prioritas Kementerian Agama dengan agenda pembangunan daerah di Nian Tana.

Dalam pertemuan tersebut, Kariyanto secara resmi memperkenalkan diri sekaligus memaparkan Asta Protas (Delapan Program Prioritas) Kementerian Agama yang menjadi arah kebijakan nasional dan implementasinya di daerah. Ia menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah, terutama dalam penguatan moderasi beragama, peningkatan mutu pendidikan keagamaan, serta optimalisasi pelayanan kepada umat beragama.

“Kami berharap sinergi ini semakin memperkuat layanan keagamaan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Kabupaten Sikka,” ujarnya.

Salah satu poin penting yang dibahas adalah dorongan penegerian Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) Sto Petrus Kewapante dan SMAK Sto Benediktus Palu’e. Menurut Kariyanto, penegerian dua sekolah tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan keagamaan Katolik sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola dan keberlanjutan layanan pendidikan.

Penegerian dinilai akan memberikan kepastian dukungan anggaran, sumber daya manusia, serta penguatan sistem manajemen sekolah agar mampu menjawab tantangan pendidikan di wilayah kepulauan seperti Sikka dan sekitarnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Sikka menyatakan komitmennya mendukung penuh implementasi Asta Protas di daerah. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama sangat penting dalam menjaga harmoni kehidupan beragama sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat.

Bupati juga menyatakan dukungan terhadap proses penegerian SMAK di Nian Tana sebagai bagian dari pemerataan layanan pendidikan dan peningkatan mutu generasi muda.

Secara khusus, ia berharap para penyuluh agama dapat berperan lebih aktif dalam membangun karakter siswa dan pelajar melalui penguatan nilai-nilai agama dan moral. Menurutnya, pendidikan karakter berbasis nilai keagamaan menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang berintegritas, disiplin, dan memiliki tanggung jawab sosial.

Pertemuan tersebut menandai komitmen bersama antara Kementerian Agama dan Pemerintah Kabupaten Sikka untuk menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif dan profesional, sekaligus memperkuat fondasi moral generasi muda di Nian Tana Sikka.(Faidin)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *