Rab. Sep 23rd, 2026

Melkisedek Bely

Sekda Alor Tindak Lanjuti Catatan DPRD, OPD Diminta Berbenah Total Tingkatkan Pelayanan Publik

ALOR, BAJOPOS.COM | Pemerintah Kabupaten Alor bergerak cepat menindaklanjuti berbagai catatan dan rekomendasi hasil pembahasan bersama DPRD Kabupaten Alor.

Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta segera melakukan pembenahan menyeluruh guna meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat kinerja birokrasi.

Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Alor, Melkisedek Bely, S.Sos., M.Si., saat memimpin rapat koordinasi bersama para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, dan seluruh pimpinan OPD di Aula Nusantara Lantai I Kantor Bupati Alor, Senin (29/6/2026).

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut atas pembahasan antara Pemerintah Kabupaten Alor dan DPRD yang berlangsung pada 27 Juni 2026. Berbagai rekomendasi dan catatan strategis dari legislatif dijadikan pijakan untuk mempercepat penyelesaian persoalan di berbagai sektor pelayanan masyarakat.

Dalam arahannya, Melkisedek menegaskan bahwa hasil pembahasan bersama DPRD tidak boleh berhenti sebagai dokumen evaluasi semata. Menurutnya, setiap perangkat daerah wajib menerjemahkan rekomendasi tersebut menjadi langkah konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Setiap OPD harus mampu bekerja lebih cepat, lebih terukur, dan lebih responsif terhadap berbagai kebutuhan masyarakat. Apa yang menjadi perhatian DPRD harus dijadikan momentum untuk memperbaiki kualitas pelayanan di seluruh sektor,” tegasnya.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian serius adalah pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Daerah Kalabahi.

Sekda meminta manajemen rumah sakit segera melakukan pembenahan terhadap berbagai aspek pelayanan, mulai dari penataan area parkir, peningkatan kebersihan lingkungan, penyediaan fasilitas pembuangan sampah yang memadai, penataan ruang tunggu agar lebih nyaman, hingga pengelolaan tenaga medis paruh waktu agar pelayanan kepada pasien berjalan lebih profesional dan optimal.

Selain itu, penataan Aparatur Sipil Negara (ASN) juga menjadi fokus evaluasi. Melkisedek menekankan bahwa penempatan ASN harus mengacu pada regulasi, kompetensi, profesionalisme, serta kebutuhan organisasi.

Ia juga mendorong dilakukan evaluasi terhadap ASN yang telah bertugas dalam waktu cukup lama di satu perangkat daerah tanpa penyegaran melalui mekanisme mutasi. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk membangun birokrasi yang lebih dinamis, adaptif, dan mampu menjawab tuntutan pelayanan publik yang terus berkembang.

Persoalan kebersihan lingkungan turut menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Dinas teknis diminta meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah dan kebersihan kota agar Kalabahi semakin bersih, sehat, tertata, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun pengunjung.

Sekda juga mengingatkan seluruh pimpinan OPD agar memperkuat koordinasi lintas sektor. Ia menilai keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh capaian masing-masing perangkat daerah, tetapi juga oleh sinergi dan kolaborasi antarlembaga dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.

Rapat koordinasi yang dipandu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Alor, Syafyuddin I. A. Djawa, SH, berlangsung secara dialogis. Seluruh pimpinan OPD diberi kesempatan memaparkan perkembangan program, berbagai kendala di lapangan, serta langkah percepatan yang akan ditempuh sesuai hasil pembahasan bersama DPRD.

Di penghujung rapat, seluruh pimpinan perangkat daerah menyatakan komitmennya untuk segera mengimplementasikan berbagai rekomendasi tersebut melalui penguatan koordinasi, peningkatan disiplin aparatur, percepatan program prioritas, dan optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Alor menegaskan komitmennya membangun birokrasi yang profesional, akuntabel, responsif, dan berorientasi pada pelayanan.

Percepatan tindak lanjut hasil pembahasan bersama DPRD diharapkan mampu memperkuat kinerja perangkat daerah sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas demi mewujudkan pemerintahan yang melayani dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Reporter : Nursan | Editor : Faidin

Website Resmi Pemkab Alor Diluncurkan, Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

KALABAHI, Bajopos.com | Pemerintah Kabupaten Alor melalui Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah resmi meluncurkan website resmi pemerintah daerah sebagai media publikasi dan penyebarluasan informasi kegiatan pimpinan daerah. Peluncuran berlangsung di Ruang Nusantara I Kantor Bupati Alor, Kamis (4/6/2026).

Launching website dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Melkisedek Bely, S.Sos., M.Si., didampingi Asisten III Setda Kabupaten Alor Marthen G. Moubeka, S.H., Staf Ahli Bupati, serta Plt. Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Alor, Tertius Lanmai, S.H.

Sementara itu, peresmian yang digelar ditandai dengan klik perdana pada tampilan utama website yang diproyeksikan melalui layar digital.

Dalam sambutannya, Sekda Melkisedek Bely menegaskan bahwa kehadiran website resmi pemerintah daerah merupakan langkah strategis dalam memperkuat keterbukaan informasi publik sekaligus membangun komunikasi yang lebih efektif antara pemerintah dan masyarakat.

“Website ini diharapkan menjadi pusat informasi resmi Pemerintah Kabupaten Alor yang dapat memberikan berbagai informasi pembangunan, program kerja, pelayanan publik, serta berbagai kebijakan daerah secara cepat dan terpercaya,” ujarnya.

Menurutnya, website tersebut tidak hanya berfungsi sebagai media dokumentasi kegiatan pemerintahan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, terbuka, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui platform digital ini, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi terkait agenda pimpinan daerah, dokumentasi kegiatan, siaran pers, publikasi pembangunan, hingga informasi strategis lainnya yang disajikan secara berkala dan terintegrasi.

Sementara itu, Plt. Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Alor, Tertius Lanmai, dalam laporannya menjelaskan bahwa perkembangan teknologi informasi telah mendorong meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang cepat, akurat, transparan, dan mudah diakses.

“Pemerintah daerah dituntut mampu menghadirkan layanan informasi publik yang lebih terbuka dan profesional sebagai bagian dari implementasi tata kelola pemerintahan yang baik,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, selama ini publikasi kegiatan Pemerintah Kabupaten Alor sebagian besar dilakukan melalui berbagai platform media sosial.

Meskipun cukup efektif dalam penyebaran informasi, namun masih memiliki keterbatasan dalam aspek pengarsipan data, dokumentasi digital, integrasi informasi, serta penyediaan sumber informasi resmi yang dapat diakses kembali oleh masyarakat kapan saja.

Atas dasar kebutuhan tersebut, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan membangun website resmi sebagai pusat informasi publik yang terintegrasi, sekaligus menjadi media dokumentasi dan publikasi kegiatan pimpinan daerah serta berbagai informasi strategis penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Alor.

Peluncuran website berlangsung sederhana namun penuh makna. Kegiatan tersebut dihadiri unsur pimpinan daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Alor.

Dengan hadirnya website resmi ini, Pemerintah Kabupaten Alor berharap pelayanan informasi publik semakin mudah diakses masyarakat serta mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di daerah.

Reporter : Nursan

Kampanye Anti Tembakau Digelorakan di Alor, Generasi Muda Diajak Hidup Sehat

KALABAHI, Bajopos.com | Pemerintah Kabupaten Alor mengajak seluruh elemen masyarakat, gereja, sekolah hingga keluarga untuk bersama-sama mengkampanyekan pola hidup sehat dan memerangi kebiasaan merokok di kalangan anak muda demi menyelamatkan generasi masa depan Alor.

Ajakan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Melkisedek Bely, S.Sos., M.Si mewakili Bupati dan Wakil Bupati Alor saat membuka kegiatan Gerakan Anti Tembakau yang digelar bersama Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh dan Dinas Kesehatan Kabupaten Alor dalam rangka memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia.

Dalam sambutannya, Melkisedek menegaskan bahwa peningkatan angka harapan hidup harus dibarengi dengan pola hidup sehat masyarakat, khususnya generasi muda. Menurutnya, bonus demografi dan target pembangunan sumber daya manusia akan sulit tercapai apabila anak-anak muda tidak menjaga kesehatan sejak dini.

“Sesungguhnya kegiatan seperti ini harus didukung oleh semua pihak termasuk anak-anak muda kita. Jangan sampai angka harapan hidup meningkat tetapi pola hidup masyarakat tidak sehat. Itu akan mengganggu target pembangunan sumber daya manusia yang sudah kita siapkan,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Alor juga menyampaikan apresiasi kepada Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, Dinas Kesehatan dan seluruh pihak yang telah menggagas gerakan edukasi bahaya rokok bagi generasi muda.

Pemerintah berharap kampanye serupa tidak hanya dilakukan setiap peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia, tetapi terus digelorakan sepanjang tahun melalui sekolah, gereja dan ruang-ruang publik lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Melkisedek menyoroti fenomena meningkatnya kebiasaan merokok di kalangan remaja yang kini mulai dianggap sebagai bagian dari tren sosial.

Menurutnya, banyak anak muda menganggap merokok sebagai simbol kedewasaan, kewibawaan hingga cara untuk terlihat keren di hadapan teman sebaya maupun lawan jenis.

“Anak-anak muda sekarang kadang menganggap merokok itu menunjukkan kedewasaan mereka. Seolah-olah kalau merokok mereka dianggap hebat, dihargai dan punya wibawa. Padahal sesungguhnya mereka sedang berhadapan dengan kondisi yang sangat memprihatinkan,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan hasil survei Yayasan Jantung Indonesia tahun 2025 yang menyebutkan sebanyak 77 persen siswa mulai merokok karena ditawari atau diajak oleh teman mereka.

Kondisi tersebut dinilai sangat berbahaya karena sebagian besar remaja belum memahami dampak buruk rokok terhadap kesehatan fisik maupun mental.

Disebutkan bahwa sebatang rokok mengandung lebih dari 4.000 senyawa kimia dan ratusan racun yang dapat merusak tubuh. Dampak merokok tidak hanya menurunkan kesehatan fisik, tetapi juga mempengaruhi fokus belajar, daya tangkap, energi hingga memicu kecemasan dan depresi pada remaja.

Karena itu, edukasi dinilai menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran generasi muda agar mampu meninggalkan kebiasaan merokok sejak dini.

Pemerintah Kabupaten Alor juga menegaskan bahwa saat ini negara sedang membuka banyak peluang masa depan bagi generasi muda, termasuk kesempatan menjadi anggota TNI, Polri maupun profesi lainnya. Namun peluang tersebut hanya dapat diraih apabila generasi muda memiliki pola hidup sehat dan disiplin menjaga diri.

“Pemerintah sedang menyiapkan masa depan anak-anak yang luar biasa. Sekarang kesempatan terbuka sangat besar. Tetapi bagaimana mereka bisa mencapai cita-cita kalau mereka hidup dengan kebiasaan merokok dan pola hidup yang tidak sehat,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa generasi muda merupakan usia produktif yang nantinya akan menjadi kekuatan utama pembangunan daerah, gereja dan masyarakat. Karena itu seluruh pihak memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga dan membina kehidupan generasi muda agar bertumbuh sehat secara fisik maupun mental.

Mengakhiri sambutannya, Pemerintah Kabupaten Alor mengajak seluruh masyarakat untuk terus menggelorakan gerakan hidup sehat demi menyelamatkan generasi Alor.

“Kita berharap generasi Alor menjadi generasi yang sehat, kuat dan berkualitas untuk membangun gereja, membangun daerah dan masa depan Kabupaten Alor yang lebih baik,” ujarnya.

Kegiatan Gerakan Anti Tembakau tersebut kemudian resmi dibuka dengan harapan menjadi momentum bersama dalam membangun kesadaran hidup sehat di tengah masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan remaja di Kabupaten Alor.

Reporter : Nursan | Editor : Faidin

Sekda Alor Soroti Keamanan Kota Kalabahi, Minta ASN Ikut Awasi Keluarga yang Terlibat

“Sebagian pelaku tawuran adalah anak-anak usia sekolah yang berasal dari keluarga ASN, baik PNS maupun PPPK”

ALOR, Bajopos.com | Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Melkisedek Bely menyoroti kondisi keamanan wilayah Kota Kalabahi dalam apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Alor yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Alor, Senin (11/5/2026).

Apel tersebut merupakan apel oerdana bagi dirinya yang baru saja dilantik menduduki posisi Sekda beberapa hari lalu. Meski, dalam apel perdana pasca dilantik sebagai Sekda Alor itu, Melkisedek Bely memberikan perhatian serius terhadap situasi keamanan daerah menyusul meninggalnya salah seorang korban tawuran yang sebelumnya menjalani perawatan di rumah sakit.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Alor bersama jajaran kepolisian telah melakukan koordinasi untuk membahas langkah penanganan keamanan wilayah, termasuk membangun komunikasi dengan keluarga korban agar situasi tetap kondusif.

“Kami bersama jajaran pemerintah daerah dan kepolisian berupaya membangun komunikasi yang baik agar situasi keamanan daerah tetap kondusif,” ujar Sekda.

Ia mengatakan, berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak kepolisian, persoalan keamanan wilayah tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada aparat keamanan semata, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, terutama keluarga.

Sekda mengungkapkan, sebagian besar kasus tawuran antar pemuda terjadi pada malam hingga dini hari akibat lemahnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak.

“Yang memprihatinkan, sebagian pelaku tawuran adalah anak-anak usia sekolah yang berasal dari keluarga ASN, baik PNS maupun PPPK,” ungkapnya.

Karena itu, ia meminta seluruh ASN meningkatkan perhatian dan pengawasan terhadap anak-anak di lingkungan keluarga masing-masing agar tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun gangguan keamanan lainnya.

Menurut Melkisedek, keamanan wilayah merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat, bukan hanya aparat kepolisian.

“Kita memiliki kurang lebih 11 ribu ASN di Kabupaten Alor. Kalau seluruh ASN bergerak bersama menjaga keamanan lingkungan masing-masing, maka daerah ini pasti akan aman dan kondusif,” tegasnya.

Selain menyoroti keamanan wilayah, Sekda juga mengingatkan pentingnya disiplin ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik. Ia meminta seluruh perangkat daerah tetap menjaga soliditas serta fokus bekerja mendukung visi pembangunan daerah.

Apel gabungan tersebut diikuti para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, serta ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Alor.

Reporter : Nursan

Wabup Alor Lantik Melkisedek Bely Jadi Sekda Defenitif, Tekankan Penguatan Reformasi Birokrasi

ALOR, Bajopos.com | Pemerintah Kabupaten Alor resmi memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, SH., M.M., melantik dan mengambil sumpah jabatan Melkisedek Bely, S.Sos., M.Si., sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Alor dalam upacara yang berlangsung khidmat di Aula Rumah Jabatan Bupati Alor, Jumat (8/5/2026).

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Alor Nomor: 800.1.3.3/226.3/BKPSDM.3/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Alor.

Sebelum dilantik sebagai Sekda, Melkisedek Bely menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Alor. Pengangkatannya telah melalui tahapan seleksi dan memperoleh persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta rekomendasi Gubernur Nusa Tenggara Timur sesuai ketentuan perundang-undangan.

Dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan, Wakil Bupati Alor menegaskan bahwa jabatan Sekda bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar yang mengandung tanggung jawab moral, hukum, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Sumpah yang saudara ucapkan mengandung tanggung jawab terhadap bangsa dan negara Republik Indonesia, tanggung jawab dalam memelihara dan mengamalkan Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945, juga tanggung jawab terhadap kesejahteraan masyarakat,” tegas Rocky Winaryo.

Ia juga mengingatkan bahwa sumpah jabatan tidak hanya disaksikan oleh manusia, tetapi juga oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam sambutannya, Rocky menyebut pelantikan Sekda definitif menjadi momentum penting untuk memperkuat stabilitas birokrasi dan tata kelola pemerintahan daerah.

Menurutnya, seluruh tahapan seleksi telah berjalan panjang dengan mengedepankan profesionalisme, kompetensi, integritas, serta koordinasi lintas lembaga sesuai aturan yang berlaku.

“Kita semua memahami bahwa proses untuk sampai pada momentum hari ini bukanlah perjalanan yang singkat,” ujarnya.

Rocky turut menyampaikan apresiasi kepada Panitia Seleksi atas dedikasi dan profesionalisme selama proses seleksi berlangsung.

Ia juga memberikan penghargaan kepada Penjabat Sekda Alor, Obeth Bolang, S.Sos., M.AP., atas pengabdian dan dedikasinya selama masa transisi pemerintahan daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Alor, Usman S. Plaikari, yang hadir mewakili pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Alor, menyampaikan ucapan selamat kepada Sekda yang baru dilantik.

Menurut Usman, jabatan Sekda memiliki posisi strategis dalam menggerakkan roda birokrasi, mengendalikan pembangunan daerah, serta menjembatani kebijakan kepala daerah dengan pelaksanaan teknis di lapangan.

Ia berharap Sekda yang baru mampu memperkuat disiplin dan profesionalisme ASN, membangun koordinasi efektif antara eksekutif dan legislatif, serta mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan.

“Jabatan adalah amanah, bukan sekadar posisi. Tunaikan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan dedikasi demi kemajuan Kabupaten Alor yang kita cintai, Negeri Seribu Moko,” ujar Usman.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Bupati Alor Iskandar Lakamau, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, panitia seleksi, para camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, insan pers, serta sejumlah undangan lainnya.

Suasana pelantikan berlangsung penuh khidmat yang ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara sumpah/janji, hingga pemberian ucapan selamat kepada Sekda definitif yang baru dilantik.

Pemerintah Kabupaten Alor berharap pelantikan Sekda definitif ini semakin memperkuat reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong percepatan pembangunan menuju Kabupaten Alor yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Reporter : Nursan

Editor : Dien