Kam. Sep 24th, 2026

pelajar

Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Anak di WC Kantor Pertanian Dilaporkan ke Polres Sikka

SIKKA, Bajopos.com | Dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di salah satu kamar WC Kantor Pertanian dilaporkan ke Kepolisian Resor (Polres) Sikka pada Rabu, 27 Mei 2026.

Kasus tersebut dilaporkan oleh seorang warga Kecamatan Alok Timur berinisial A.T setelah korban yakni Apel (14) (tidak nama asli korban) yang masih berstatus pelajar diduga mengalami perbuatan asusila yang diduga dilakukan oleh seorang pria berinisial M.A (19) di wilayah Kota Uneng, Kabupaten Sikka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, peristiwa itu diduga terjadi pada Rabu dini hari sekitar pukul 00.05 Wita di kawasan Jalan Litbang, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka.

Korban disebut awalnya sedang berjalan menuju kawasan pelabuhan bersama terlapor. Dalam perjalanan, terlapor diduga menawarkan diri untuk mengantar korban.

Namun setibanya di lokasi tertentu, korban diduga diajak masuk ke sebuah kamar Kantor Pertanian dan mengalami tindakan kekerasan seksual.

Usai kejadian, korban kemudian pulang dan menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada keluarga.

Laporan resmi selanjutnya dibuat di SPKT Polres Sikka untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam laporan tersebut, polisi menerapkan dugaan pelanggaran Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait perlindungan anak.

Pihak kepolisian juga telah menerima laporan, membuat administrasi laporan polisi, serta melakukan langkah awal penanganan termasuk pengajuan visum terhadap korban.

Hingga berita ini diturunkan, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian Polres Sikka.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Sikka, Leonardus Tunga dikonfirmasi media, belum memberikan keterangan resmi.

Reporter : Faidin

DISARPUS Sikka Gandeng PT Gramedia Maumere, Gelar Lomba Literasi Mingguan untuk Pelajar

SIKKA, BAJOPOS.COM – Upaya memperkuat budaya baca dan menggelorakan semangat literasi serta sains di kalangan pelajar terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Sikka. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka (DISARPUS) Kabupaten Sikka bekerja sama dengan PT Gramedia Maumere akan menggelar berbagai lomba literasi yang dilaksanakan secara rutin setiap satu minggu sekali.

Kolaborasi tersebut disampaikan Kepala DISARPUS Kabupaten Sikka, Very Awales, kepada media di Maumere usai rapat koordinasi bersama Pimpinan PT Gramedia Maumere, Tony Albertus, yang berlangsung di ruang kerja Kadis DISARPUS Sikka, Jalan El Tari Maumere, Rabu (18/02/2026).

Menurut Very Awales, kerja sama ini merupakan bagian dari penguatan program Wisata Literasi dan Sains yang selama ini dijalankan DISARPUS Sikka. Dalam paket wisata tersebut, para pelajar akan diajak mengunjungi Gramedia Maumere sebagai pusat literasi dan distribusi buku, kemudian melanjutkan kunjungan ke sejumlah lokasi edukatif, dan berakhir di Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Sikka.

“Di DISARPUS Sikka, para pelajar tidak hanya berkunjung dan membaca, tetapi juga akan mengikuti berbagai lomba literasi yang kami selenggarakan secara rutin. Mata lomba yang disiapkan antara lain lomba mewarnai, lomba baca puisi, lomba bercerita, lomba menulis, serta lomba kreatif literasi lainnya yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan peserta,” jelasnya.

Ia menegaskan, kegiatan lomba tersebut dirancang sebagai ruang ekspresi dan aktualisasi kreativitas pelajar. Selain itu, kegiatan ini menjadi strategi membangun minat baca, memperkuat kemampuan literasi dasar, serta menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan sejak usia dini.

Sementara itu, Tony Albertus menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif DISARPUS Sikka. Ia mengapresiasi komitmen Kepala Dinas bersama seluruh jajaran dalam mengembangkan gerakan literasi dan sains di Kabupaten Sikka.

“Kami sangat mendukung langkah DISARPUS Sikka dalam menyalakan api literasi di kalangan pelajar. Gramedia siap berkolaborasi melalui penyediaan buku, ruang literasi, serta program-program edukatif lainnya untuk mendukung generasi muda Sikka yang gemar membaca dan berpikir kritis,” ungkap Tony.

Program lomba mingguan ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi pelajar, tetapi juga membangun ekosistem literasi yang kuat melalui sinergi pemerintah, dunia usaha, sekolah, dan masyarakat di Kabupaten Sikka.(Redaksi)