SIKKA, BAJOPOS.COM – Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di Kabupaten Sikka terasa semakin hangat dengan kegiatan berbagi yang dilakukan oleh personel Seksi Hubungan Masyarakat (Sihumas) Polres Sikka.
Pada Selasa (17/03/2026) sore, sejumlah personel turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas. Kegiatan tersebut dilaksanakan pukul 16.30 Wita, bertempat di depan Mako Polres Sikka, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.
Kegiatan dipimpin oleh Kasi Humas Polres Sikka, IPDA Leonardus Tunga, S.M, bersama tiga personel Sihumas Polres Sikka, serta didampingi anggota Bhayangkari Cabang Sikka.
Aksi sosial ini merupakan bentuk kepedulian Polres Sikka terhadap masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan. Takjil berupa makanan ringan dan minuman segar dibagikan secara gratis kepada para pengendara maupun pejalan kaki yang melintas di lokasi.
Senyum dan ucapan terima kasih dari warga menjadi bukti bahwa kegiatan sederhana tersebut membawa kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat.
Kasi Humas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, S.M, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat yang sedang berpuasa, tetapi juga untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam berbagi kebahagiaan bersama masyarakat,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta suasana Ramadan yang penuh kebersamaan, sekaligus memperkuat rasa solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kabupaten Sikka.
Kegiatan berakhir pada pukul 17.00 Wita dan berlangsung dengan aman, tertib, serta lancar.
SIKKA, BAJOPOS.COM – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengerahkan sebanyak 90 personel dalam rangka Siaga SAR Khusus Lebaran 2026. Kesiapsiagaan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kedaruratan selama arus mudik dan arus balik Idulfitri serta masa libur panjang.
Apel pembukaan Siaga SAR digelar di Kantor SAR Maumere dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, S.E., M.Si. Apel tersebut diikuti oleh personel rescuer, anak buah kapal (ABK) Kapal Negara KN SAR Puntadewa 250, serta staf dari bidang operasi, sumber daya, dan urusan umum.
Dalam sambutannya, Fathur Rahman menyampaikan bahwa Siaga SAR Khusus Lebaran merupakan bentuk komitmen Basarnas untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Idulfitri serta libur panjang, personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere melaksanakan Siaga Khusus Lebaran dengan titik lokasi di bandara, pelabuhan, dan tempat wisata. Kesiapsiagaan ini merupakan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik demi keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Fathur Rahman juga membacakan sambutan Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, S.I.P., M.M., CHRMP. Dalam sambutan itu ditekankan pentingnya kesiapan personel dalam melaksanakan pemantauan dan patroli di lokasi-lokasi rawan kecelakaan.
Selain itu, seluruh personel diminta memastikan kesiapan sarana dan prasarana, termasuk peralatan serta alat komunikasi yang harus selalu dalam kondisi siap digunakan dalam operasi SAR.
“Cek kesiapan peralatan, sarana dan prasarana serta alat komunikasi dalam mode siap operasi SAR,” tegasnya.
Mobilitas masyarakat selama masa libur Lebaran diperkirakan tetap tinggi. Berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat pada periode Lebaran 2026 diprediksi mencapai 143,91 juta orang atau turun sekitar 1,75 persen dibandingkan perkiraan tahun sebelumnya sebesar 146,48 juta orang. Namun realisasi pada 2025 bahkan tercatat lebih besar dari perkiraan, yakni mencapai 154,62 juta orang.
Tingginya mobilitas tersebut dinilai tetap berpotensi menimbulkan situasi kedaruratan, sehingga kesiapsiagaan personel SAR menjadi sangat penting, terlebih karena perayaan Lebaran tahun ini juga berdekatan dengan Hari Raya Nyepi.
Puluhan personel yang terlibat dalam Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 tersebar di beberapa wilayah operasi, yakni Kantor SAR Maumere, Pos SAR Manggarai Barat, Pos SAR Alor, Unit Siaga SAR Ende, dan Unit Siaga SAR Lembata, termasuk dukungan dari Kapal Negara KN SAR Puntadewa 250.
Siaga SAR Khusus Lebaran ini dilaksanakan mulai 13 hingga 29 Maret 2026 dengan fokus pengamanan di titik-titik keramaian seperti bandara, pelabuhan, serta objek wisata yang diperkirakan ramai dikunjungi masyarakat selama masa liburan.
NAGEKEO, BAJOPOS.COM – Warga Kelurahan Danga, kecamatan Aesesa, Nagekeo menyerbu Gerakan Pasar Murah yang di buka oleh Polres Nagekeo pada Jumad, 13/3/2026 pagi.
Kegiatan yang dipimpin Kasat Binmas Yanche Dhai itu digelar upaya mempermudah masyarakat dalam mendapatkan bahan pokok dengan harga yang relatif murah di tengah tekanan ekonomi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kasat Binmas Polres Nagekeo, Yanche Dhai kepada media mengatakan bahwa gerakan pasar murah tersebut merupakan agenda rutin yang terus dilakukan Polres Nagekeo.
Dijelaskan, bahwa selain menjaga stabilitas harga bahan pokok, demikian juga bertujuan membantu mengatasi persoalan tekanan ekonomi di tengah masyarakat.
“Gerakan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi masyarakat, terutama dalam menjaga stabiitas harga dan memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan beras dengan harga yang lebih murah,” terang Yanche.
Ditegaskan bahwa gerakan pasar murah pula bagian dari komitmen Polri dalam mengantisipasi rawan pangan di tengah masyarakat, sehingga dikatakan harga tersebut tentu dapat di jangkau oleh masyarakat kecil.
Adapun sejumlah bahan pokok yang dijual dengan kisaran harga sebagai berikut; beras ukuran 5 kilogram dijual Rp58.000 per karung, sementara minyak goreng merek ‘Minyak Kita’ ukuran 1 liter dijual seharga Rp15.000 dan ukuran 2 liter dijual Rp30.000. Dimana harga demikian disebut lebih rendah dari harga pasar.
Harga tersebutpun kata Yanche telah disesuaikan dengan daya beli masyarakat, sehingga program ini benar-benar menyasar warga yang membutuhkan.
“Harapannya kegiatan ini bisa membantu masyarakat kecil agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.
Pasar murah yang digelarpun mendapat antusias warga. Pantauan media, sejak pagi banyak masyarakat datang ke lokasi pasar murah untuk berbelanja bahan pokok yang menjadi keperluan mereka.
NAGEKEO, BAJOPOS.COM – Suasana sore di depan Polsek Aesesa, Kamis (12/3/2026), tampak berbeda. Kapolres Nagekeo, AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H., bersama istri dan jajaran Polres Nagekeo turun langsung ke jalan membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.00 Wita ini dilakukan menjelang waktu berbuka puasa. Sore itu tampak Kapolres bersama anggota kepolisian dan Ibu Bhayangkari membagikan 300 paket takjil kepada pengendara maupun warga yang melintas di ruas jalan depan Polsek Aesesa.
Takjil yang dibagikan diantaranya berupa minuman es buah segar untuk membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa saat berbuka.
Kapolres Nagekeo, Rachmat Muchamad Salihi bersama Ibu Bhayangkari dan jajaran turun langsung ke jalanan berbagi takjil.
Kapolres Nagekeo, AKBP Rachmat Muchamad Salihi mengatakan kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian kepolisian kepada masyarakat sekaligus momentum mempererat hubungan silaturahmi di bulan suci Ramadan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Selain itu juga untuk mempererat tali silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut membangun kebersamaan dan kepedulian sosial.
Menariknya, pembagian takjil tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi warga yang berpuasa, tetapi juga diberikan kepada siapa saja yang melintas di depan Polsek Aesesa sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian.
Kegiatan berlangsung lancar dan disambut antusias oleh warga sekitar, terutama yang melintas. Kegiatan pembagian ratusan paket takjil pun disambut antusias warga sekitar, tak sedikit dari warga yang menerima paket takjil mengaku senang sore itu.
Saat menerima takjil pantauan media ini warga merasa senang, terima kasih dari masyarakat mewarnai kegiatan berbagi sore itu.
ALOR, BAJOPOS.COM – Kegiatan Halal Bi Halal yang digagas Pemuda Dulolong, Desa Dulolong, Kabupaten Alor, menjadi salah satu upaya mempererat kembali hubungan persaudaraan masyarakat setelah munculnya sejumlah perseteruan antar kelompok dan tawuran remaja di daerah tersebut dalam beberapa waktu terakhir.
Inisiatif yang digerakkan oleh pemuda yang tergabung dalam komunitas suporter Ultras Roda FC ini lahir dari keprihatinan terhadap kondisi sosial yang dinilai berpotensi memicu perpecahan di tengah masyarakat.
Para pemuda Dulolong menilai, konflik dan gesekan yang sempat terjadi antar kelompok masyarakat tidak hanya melibatkan generasi muda, tetapi juga berdampak pada hubungan sosial di beberapa wilayah di Kabupaten Alor. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu stabilitas kehidupan masyarakat jika tidak disikapi dengan langkah-langkah persatuan.
Karena itu, momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah dipandang sebagai waktu yang tepat untuk mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana silaturahmi dan saling memaafkan.
“Halal Bi Halal ini kami gagas sebagai ruang mempertemukan kembali keluarga besar dan masyarakat yang mungkin sempat mengalami gesekan, agar hubungan persaudaraan dapat kembali terjalin dengan baik,” ujar perwakilan Pemuda Dulolong.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026 di Desa Dulolong tersebut awalnya dirancang sebagai pertemuan keluarga besar Dulolong dan Mataru.
Namun, setelah mendapat berbagai masukan dari tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para senior dan pemuda setempat, panitia akhirnya memperluas lingkup kegiatan.
Selain keluarga besar dari kedua wilayah tersebut, panitia juga berencana mengundang sejumlah klub sepak bola yang pernah terlibat dalam Turnamen Bupati Cup dan Gerindra Cup 2025. Bahkan, tidak menutup kemungkinan perwakilan dari beberapa kampung atau komunitas yang sebelumnya sempat terlibat konflik juga akan diundang.
Panitia berharap pertemuan tersebut dapat menjadi ruang dialog dan rekonsiliasi sosial yang memperkuat kembali nilai persaudaraan di tengah masyarakat Alor.
Dalam rangka memastikan kelancaran kegiatan, perwakilan Pemuda Dulolong juga telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan aparat keamanan.
Pada Rabu (11/3/2026), panitia mendatangi ruang kerja Kapolres Alor untuk memohon dukungan serta membangun sinergi demi terselenggaranya kegiatan secara aman dan tertib.
Selain itu, komunikasi juga telah dilakukan dengan Bupati Alor, Ketua DPRD Kabupaten Alor, serta beberapa anggota DPRD lainnya sebagai bentuk dukungan bersama terhadap upaya menjaga persatuan masyarakat.
Meski menyadari tidak memiliki kewenangan formal dalam meredam konflik sosial, para pemuda Dulolong berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh bahwa masyarakat, khususnya generasi muda, dapat mengambil peran aktif dalam menjaga kedamaian.
Melalui kegiatan Halal Bi Halal ini, panitia mengajak seluruh masyarakat Alor untuk kembali memperkuat semangat kebersamaan, meninggalkan konflik, dan membangun kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman.
ALOR, BAJOPOS.COM – Pemuda Desa Dulolong yang tergabung dalam komunitas suporter Ultras Roda FC menggagas kegiatan Halal Bihalal pasca Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai upaya mempererat persatuan masyarakat di Kabupaten Alor.
Kegiatan tersebut merupakan inisiatif murni dari para pemuda Dulolong yang melihat besarnya peran sepak bola dalam menyatukan masyarakat tanpa memandang perbedaan suku maupun agama.
Selama ini, klub Roda FC dikenal sebagai salah satu pionir gerakan persatuan melalui olahraga sepak bola di Alor. Hal itu terlihat dalam berbagai turnamen besar, seperti Bupati Cup dan Gerindra Cup tahun 2025, yang mampu mempertemukan berbagai komunitas dan mempererat hubungan antarmasyarakat.
Salah satu contoh nyata dari dampak positif tersebut adalah terjalinnya hubungan kekeluargaan yang semakin erat antara masyarakat Dulolong dan Mataru, termasuk berbagai rumpun keluarga yang memiliki keterkaitan dengan kedua wilayah tersebut.
Namun di tengah dampak positif olahraga tersebut, para pemuda Dulolong juga mencermati munculnya gejolak sosial berupa tawuran antar remaja di sejumlah wilayah di Kabupaten Alor dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dinilai berpotensi merusak nilai persatuan serta mengganggu stabilitas kehidupan masyarakat.
Karena itu, melalui momentum Idul Fitri tahun ini, para pemuda Dulolong berinisiatif menyelenggarakan kegiatan Halal Bi Halal sebagai wadah silaturahmi yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat.
“Kegiatan ini kami gagas sebagai ruang untuk memperkuat kembali hubungan kekeluargaan, sekaligus menjadi tempat saling mengenal bagi generasi muda agar tetap menjaga persaudaraan,” ungkap perwakilan Pemuda Dulolong.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi sarana “mengisi ulang” semangat persatuan dan kasih sayang antar masyarakat, khususnya bagi generasi muda di Alor.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia juga telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk jajaran kepolisian.
Pada Rabu (11/3/2026), perwakilan Pemuda Dulolong bertemu Kapolres Alor di ruang kerjanya untuk memohon dukungan serta membangun sinergi demi suksesnya kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026 di Desa Dulolong.
Selain itu, panitia juga telah melakukan komunikasi dengan sejumlah pemangku kepentingan di daerah, seperti Bupati Alor, Ketua DPRD Kabupaten Alor, serta beberapa anggota DPRD lainnya.
Pada awalnya, kegiatan Halal Bihalal tersebut hanya direncanakan untuk mempertemukan keluarga besar Dulolong dan Mataru. Namun setelah mendapat masukan dari para tokoh masyarakat, tokoh agama, para senior, serta pemuda setempat, panitia akhirnya memperluas undangan.
Panitia berencana mengundang sejumlah klub sepak bola yang pernah terlibat dalam turnamen Bupati Cup dan Gerindra Cup. Tidak menutup kemungkinan, perwakilan dari beberapa kampung atau komunitas yang sempat terlibat konflik juga akan diundang sebagai bagian dari upaya mempererat kembali hubungan persaudaraan.
Para pemuda Dulolong menyadari bahwa mereka tidak memiliki kewenangan formal untuk meredam konflik yang terjadi. Namun melalui kegiatan ini, mereka ingin menunjukkan sikap aktif dalam mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk kembali memperkuat persatuan dan hidup berdampingan secara damai.
“Kami berharap momentum silaturahmi ini bisa menjadi pengingat bahwa persaudaraan jauh lebih penting daripada konflik,” ujar panitia.
SIKKA, BAJOPOS.COM – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sikka, Muhammad Iksan Wahab, mengingatkan pentingnya membangun empati, solidaritas, dan kasih sayang antar sesama dalam momentum bulan suci Ramadhan.
Pesan tersebut ia sampaikan saat memberikan tausiah pada kegiatan buka puasa bersama yang digelar Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office Maumere bersama pekerja dan Ikatan Wanita Bank Rakyat Indonesia (IWABRI), Rabu (11/3/2026).
Menurut Iksan Wahab, Ramadhan bukan sekadar menjalankan ibadah puasa, tetapi juga menjadi kesempatan bagi setiap orang untuk memperbaiki diri dan memperkuat hubungan sosial dengan sesama manusia.
“Tuhan Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan Maha Pengampun. Ia selalu menerima hamba-Nya yang ingin memperbaiki diri. Karena itu, penting bagi kita untuk menjaga hubungan baik dengan sesama,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa perselisihan antarindividu dapat menjauhkan seseorang dari rahmat Tuhan. Oleh sebab itu, setiap orang dianjurkan untuk selalu berprasangka baik serta menumbuhkan empati dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan kerja.
Iksan Wahab juga mengajak seluruh karyawan di lingkungan BRI Cabang Maumere untuk menjadikan ibadah sebagai sarana membangun kesadaran batin, bukan sekadar menjalankan kewajiban.
“Puasa mengajarkan nilai pengendalian diri. Seseorang menahan lapar dan dahaga selama satu hari penuh sebagai bentuk latihan spiritual sekaligus kedisiplinan,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kedisiplinan dalam ibadah, seperti menjaga waktu berbuka puasa, menjalankan puasa, serta melaksanakan sholat tepat waktu, dapat membentuk karakter yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.
Di akhir tausiahnya, ia mengingatkan pentingnya sikap bersyukur dan menahan amarah selama menjalani ibadah puasa. Menurutnya, kemarahan dapat menghilangkan nilai kesabaran yang selama ini dilatih melalui ibadah di bulan Ramadhan.
Kepala BRI Cabang Maumere, I Nyoman Slamet Destrawan memberikan sambutan saat acara buka puasa bersama Pekerja dan IWABRI, Rabu, 11 Maret 2026.
Sementara itu, Kepala BRI Cabang Maumere, I Nyoman Slamet Destrawan, mengatakan kegiatan buka puasa bersama menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan di lingkungan kerja.
Ia menilai bulan Ramadhan mengajarkan setiap orang untuk meningkatkan pengendalian diri sekaligus memperkuat sikap toleransi antar umat beragama.
“Saya melihat tingkat toleransi di NTT tidak jauh berbeda dengan di tempat asal saya di Bali. Sama-sama saling menghargai meskipun memiliki latar belakang agama yang berbeda,” ujarnya.
Moment kebersamaan saat acara buka puasa bersama Pekerja dan IWABRI.
Menurut Destrawan, semangat saling menghargai tersebut diharapkan terus terjaga di lingkungan kerja BRI Cabang Maumere sehingga tercipta suasana kerja yang harmonis dan solid.
Kegiatan buka puasa bersama itu berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan serta diharapkan semakin memperkuat kekompakan tim sekaligus mempererat tali persaudaraan di antara seluruh karyawan.(Mm)
FLORES TIMUR, Bajopos.com – Sebuah kapal motor penyeberangan KM Tanjung Harapan 3 dilaporkan tenggelam di perairan Selat Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pada Senin (9/3/2026) pagi.
Insiden tersebut bermula setelah kapal dihantam gelombang besar saat berlayar meninggalkan Dermaga Pelni Larantuka. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.45 Wita, ketika cuaca di perairan Larantuka dilaporkan memburuk disertai angin kencang dan gelombang tinggi.
Berdasarkan laporan personel Marnit Polairud Flores Timur yang diterima Bajopos.com, kapal dengan ukuran GT 34 itu sebelumnya tengah sandar di Dermaga Pelni Larantuka.
Sekitar pukul 08.10 Wita, angin kencang dan gelombang besar mulai menghantam kawasan dermaga sehingga sejumlah kapal penyeberangan yang sedang sandar berupaya mencari tempat perlindungan.
Dilaporkan, KM Tanjung Harapan 3 kemudian meninggalkan dermaga dan berlayar menuju Pelabuhan Tobilota di Pulau Adonara. Saat kejadian, kapal tersebut belum sempat mengangkut penumpang dan hanya membawa dua unit sepeda motor milik kru kapal.
Namun sekitar pukul 08.45 Wita, kapal tersebut dihantam gelombang besar yang menyebabkan air masuk ke dalam dek kapal hingga akhirnya tenggelam.
Kejadian itu sempat terlihat oleh kru KP Pulau Timor 3016 yang sedang berada di perairan sekitar lokasi. Melalui pengamatan menggunakan teropong dari atas kapal patroli tersebut, kru melihat kondisi darurat yang dialami KM Tanjung Harapan 3.
Ditpolairud Marnit Flotim melakukan evakuasi terhadap korban tenggelamnya KM Tanjung Harapan 3 ke Dermaga Tabilota, Larantuka.
Personel Dit Polairud Polda NTT melalui Marnit Flores Timur kemudian bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR).
Dalam operasi tersebut, personel Polairud berhasil menyelamatkan dua orang kru kapal yang berada di atas kapal saat kejadian. Keduanya kemudian dievakuasi dalam keadaan selamat dan dibawa ke Dermaga Tobilota, Larantuka, tepatnya di Kantor Syahbandar setempat.
Adapun identitas kru kapal tersebut yakni Kornelis Kopong (54) yang merupakan nahkoda kapal, warga Kelurahan Pante Besar, Flores Timur.
Sementara itu Eman Hayon (24) merupakan anak buah kapal (ABK) yang berasal dari Desa Tobilota, Kecamatan Wotan Ulumado, Flores Timur.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena kapal belum sempat mengangkut penumpang saat kejadian.
Operasi evakuasi melibatkan sejumlah unsur kapal patroli dari Direktorat Polisi Air dan Udara (Dit Polairud) Polda NTT, di antaranya KP Pulau Timor 3016, KP Pulau Ndana 3004, KP Pulau Batek 3003, dan KP 2004.
Kegiatan pengamanan dan pemantauan operasi tersebut berada dalam lingkup kerja Dit Polairud Polda NTT yang dipimpin Direktur Polairud Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution, S.I.K., M.H.
Sementara itu, di lapangan proses pemantauan dan evakuasi turut didukung personel KP Pulau Timor 3016 yang dikomandoi Bripka Safrudin S. Marweki bersama kru lainnya.
Dalam proses penyelamatan, petugas menggunakan Ship Tender 01 milik KP Pulau Timor 3016 serta kapal patroli KP Pulau Ndana 3004.
Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp250 juta. Pihak Polairud hingga kini masih melakukan pendataan serta penyusunan laporan resmi terkait peristiwa tenggelamnya kapal penyeberangan tersebut.
Jurnalis : Faidin Sumber : Dit Polairud Marnit Flotim
SIKKA, BAJOPOS.COM – Upaya transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sikka terus bergerak. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka (DISARPUS) segera meluncurkan website resmi sebagai pusat dokumentasi, publikasi program, serta layanan informasi bagi masyarakat.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, menjelaskan pengembangan platform digital tersebut mendapat dukungan dari dua mahasiswa magang Universitas Nusa Nipa Indonesia (UNIPA) Indonesia, yakni Gery dan Ningsi dari Program Studi Ilmu Komunikasi.
Dalam rilis yang diterima media di Maumere, Kamis (19/02/2026), Very menyebut kehadiran website ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat komunikasi publik yang informatif, transparan, dan mudah diakses masyarakat.
“Kami bersyukur dan sungguh berterima kasih kepada adik Gery dan Ningsi dari Program Studi Ilmu Komunikasi UNIPA Indonesia. Kehadiran mereka terasa sangat tepat, di saat kami membutuhkan platform digital yang representatif, sementara kondisi anggaran sedang mengalami efisiensi,” ujarnya.
Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak menjadi hambatan bagi DISARPUS Sikka untuk terus berinovasi. Kolaborasi dengan mahasiswa magang dinilai sebagai solusi kreatif dalam menghadirkan layanan berbasis digital tanpa membebani keuangan daerah.
Selama masa magang, kedua mahasiswa tersebut terlibat aktif dalam perancangan konten website, penyusunan struktur informasi, hingga pengembangan konsep komunikasi digital yang ramah dan mudah dipahami publik. Sinergi ini menjadi contoh konkret kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan digitalisasi layanan.
Very menambahkan, website resmi DISARPUS nantinya memuat informasi layanan perpustakaan, kegiatan literasi, pengelolaan arsip, hingga program-program yang sedang dan akan dijalankan.
“Website ini akan memudahkan masyarakat mengakses berbagai informasi secara cepat dan efisien,” katanya.
Bagi mahasiswa, program magang tersebut tidak sekadar menjadi kewajiban akademik, tetapi juga ruang implementasi ilmu komunikasi dan teknologi informasi dalam dunia kerja nyata. DISARPUS Sikka pun menyampaikan apresiasi kepada Program Studi Ilmu Komunikasi dan seluruh civitas akademika UNIPA Indonesia atas kemitraan yang terjalin.
“Terima kasih Gery dan Ningsi. Terima kasih Program Studi Ilmu Komunikasi dan civitas akademika UNIPA Indonesia. Teruslah berkarya, belajar, dan berani berinovasi. Karya kecil hari ini adalah fondasi besar bagi literasi dan digitalisasi Kabupaten Sikka di masa depan,” tutupnya.(Redaksi)
SIKKA, BAJOPOS.COM – Upaya memperkuat budaya baca dan menggelorakan semangat literasi serta sains di kalangan pelajar terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Sikka. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka (DISARPUS) Kabupaten Sikka bekerja sama dengan PT Gramedia Maumere akan menggelar berbagai lomba literasi yang dilaksanakan secara rutin setiap satu minggu sekali.
Kolaborasi tersebut disampaikan Kepala DISARPUS Kabupaten Sikka, Very Awales, kepada media di Maumere usai rapat koordinasi bersama Pimpinan PT Gramedia Maumere, Tony Albertus, yang berlangsung di ruang kerja Kadis DISARPUS Sikka, Jalan El Tari Maumere, Rabu (18/02/2026).
Menurut Very Awales, kerja sama ini merupakan bagian dari penguatan program Wisata Literasi dan Sains yang selama ini dijalankan DISARPUS Sikka. Dalam paket wisata tersebut, para pelajar akan diajak mengunjungi Gramedia Maumere sebagai pusat literasi dan distribusi buku, kemudian melanjutkan kunjungan ke sejumlah lokasi edukatif, dan berakhir di Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Sikka.
“Di DISARPUS Sikka, para pelajar tidak hanya berkunjung dan membaca, tetapi juga akan mengikuti berbagai lomba literasi yang kami selenggarakan secara rutin. Mata lomba yang disiapkan antara lain lomba mewarnai, lomba baca puisi, lomba bercerita, lomba menulis, serta lomba kreatif literasi lainnya yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan peserta,” jelasnya.
Ia menegaskan, kegiatan lomba tersebut dirancang sebagai ruang ekspresi dan aktualisasi kreativitas pelajar. Selain itu, kegiatan ini menjadi strategi membangun minat baca, memperkuat kemampuan literasi dasar, serta menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan sejak usia dini.
Sementara itu, Tony Albertus menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif DISARPUS Sikka. Ia mengapresiasi komitmen Kepala Dinas bersama seluruh jajaran dalam mengembangkan gerakan literasi dan sains di Kabupaten Sikka.
“Kami sangat mendukung langkah DISARPUS Sikka dalam menyalakan api literasi di kalangan pelajar. Gramedia siap berkolaborasi melalui penyediaan buku, ruang literasi, serta program-program edukatif lainnya untuk mendukung generasi muda Sikka yang gemar membaca dan berpikir kritis,” ungkap Tony.
Program lomba mingguan ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi pelajar, tetapi juga membangun ekosistem literasi yang kuat melalui sinergi pemerintah, dunia usaha, sekolah, dan masyarakat di Kabupaten Sikka.(Redaksi)
ALOR, BAJOPOS.COM – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Alor resmi terbentuk melalui pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) I yang digelar pada Minggu (15/02/2026). Forum perdana ini menjadi langkah awal konsolidasi alumni PMII lintas generasi di Kabupaten Alor sekaligus penegasan eksistensi wadah alumni di tingkat daerah.
Muscab I tersebut dihadiri jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Alor beserta sejumlah badan otonom, antara lain Fatayat NU, Muslimat NU, Gerakan Pemuda Ansor, Persatuan Guru Nahdlatul Ulama, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, serta Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama Kabupaten Alor. Kehadiran unsur NU dan badan otonom tersebut menunjukkan dukungan terhadap pembentukan IKA PMII sebagai bagian dari kekuatan sosial-keagamaan di daerah.
Selain menjadi forum pengambilan keputusan organisasi, Muscab juga dimanfaatkan sebagai ruang silaturahmi dan konsolidasi awal antaralumni PMII. Proses persidangan berlangsung tertib dengan mengedepankan prinsip musyawarah mufakat.
Dalam sidang pleno, Sahabat Abdul Saka terpilih sebagai Formatur Ketua IKA PMII Kabupaten Alor. Pemilihan dilakukan secara aklamasi berdasarkan kesepakatan bersama peserta Muscab.
Jalannya persidangan dipimpin oleh presidium yang terdiri atas Muhammad Fajrian Jong, S.Psi., sebagai ketua presidium, Nasrullah Puas, M.Pd., sebagai sekretaris, serta Irwansyah, S.Pd., sebagai anggota. Forum tersebut juga menghasilkan sejumlah keputusan strategis terkait arah dan struktur awal organisasi.
Dalam sambutan perdananya, Abdul Saka menegaskan bahwa amanah yang diembannya merupakan tanggung jawab kolektif seluruh alumni. “Terpilihnya saya sebagai formatur ketua bukan keberhasilan pribadi, melainkan tanggung jawab kita bersama untuk membesarkan dan menghidupkan IKA PMII di Kabupaten Alor,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembentukan IKA PMII bukan sekadar melengkapi struktur organisasi, melainkan menjadi titik tolak membangun kinerja nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat. Ia juga mengharapkan pembinaan, kritik, dan saran dari para sesepuh serta seluruh alumni agar organisasi berjalan sesuai nilai-nilai PMII.
Muscab I mengusung tema “Konsolidasi Alumni PMII Alor Memperkuat Solidaritas dan Peran Strategis Alumni di Kabupaten Alor.” Tema tersebut menegaskan komitmen alumni untuk berperan aktif dalam menjawab berbagai persoalan sosial, keumatan, dan kebangsaan di tingkat lokal.
Dengan terselenggaranya Muscab perdana ini, IKA PMII Kabupaten Alor diharapkan menjadi wadah pemersatu alumni sekaligus mitra strategis dalam pembangunan daerah. Forum tersebut menjadi fondasi awal penguatan peran alumni PMII di Kabupaten Alor ke depan.
SIKKA, BAJOPOS.COM – Aktivitas memanah ikan yang biasa dilakukan nelayan pesisir berubah menjadi duka. Setelah sempat hilang selama hampir sehari, Mateus Rohi (42), warga Lorong Ayam, Kilo Dua, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh Tim SAR Gabungan di Perairan Wuring, Maumere, Rabu (18/2/2026) pagi.
Peristiwa bermula pada Selasa (17/2/2026) dini hari. Berdasarkan keterangan pelapor, korban berangkat memanah ikan bersama dua rekannya sekitar pukul 03.00 Wita. Ketiganya menuju Perairan Wuring yang dikenal sebagai salah satu lokasi favorit aktivitas memanah ikan di Maumere.
Sekitar pukul 06.00 Wita, dua rekan korban telah menyelesaikan aktivitas dan naik ke daratan. Namun, Mateus tak kunjung muncul ke permukaan. Keduanya sempat melakukan pencarian awal di sekitar lokasi, tetapi tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Keluarga yang mendapat kabar tersebut langsung melakukan pencarian mandiri. Upaya itu belum membuahkan hasil hingga akhirnya kejadian dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere untuk dilakukan operasi SAR resmi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman selaku SAR Mission Coordinator (SMC), menjelaskan bahwa begitu menerima laporan, Tim SAR Gabungan langsung dikerahkan pada hari pertama.
“Sejak informasi diterima, kami langsung melaksanakan operasi SAR. Pencarian hari kedua melibatkan RIB Kantor SAR Maumere, Searider Ditpolairud Polda NTT, rubber boat, serta peralatan selam,” ujarnya.
Memasuki hari kedua pencarian, Rabu (18/2/2026), tim melakukan penyisiran intensif di sekitar lokasi kejadian. Upaya tersebut membuahkan hasil pada pukul 07.10 Wita. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada jarak sekitar 0,59 nautical mile dari titik awal diduga tenggelam, tepatnya di koordinat 08°35’4.97″S – 122°12’0.23″E.
Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa menuju RSUD TC Hillers Maumere untuk penanganan lebih lanjut.(Faidin)
NTT – Aspirasi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) masih bertumpu pada penguatan ekonomi dan kesejahteraan, pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan dasar pendidikan dan kesehatan, serta percepatan penanganan kemiskinan dan stunting.
Hal itu mengemuka dalam Diskusi Publik Survei Kepuasan Masyarakat atas Kinerja Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur NTT bersama Wakil Gubernur Johni Asadoma, Jumat malam (13/2/2026).
Kegiatan yang digelar di Sofyan Hotel Cut Meutia tersebut merupakan inisiasi Voxpol Center Research and Consulting dan dihadiri jurnalis nasional, mahasiswa, diaspora NTT, jajaran Pemprov NTT, serta mitra pembangunan.
Informasi mengenai kegiatan ini disampaikan langsung Gubernur melalui akun pribadi media sosialnya.
Survei Voxpol yang dilakukan secara ilmiah di 22 kabupaten/kota dengan melibatkan 800 responden mencatat tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur mencapai 80,5 persen.
Dalam unggahannya, Gubernur menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah akhir dari kerja pemerintahan.
“Bagi kami, angka ini bukan untuk berpuas diri, tetapi menjadi energi dan tanggung jawab moral untuk bekerja lebih keras, lebih cepat, dan lebih tepat sasaran,” tulisnya.
Ia menekankan bahwa hasil survei menjadi cermin evaluasi untuk menjawab kebutuhan utama masyarakat. Aspirasi warga yang masih berfokus pada ekonomi dan kesejahteraan mendorong pemerintah memperkuat pemberdayaan UMKM melalui program OVOP (One Village One Product) serta memperluas akses pasar produk lokal melalui NTT Mart.
Di sektor infrastruktur dan layanan dasar, pemerintah daerah terus mengarahkan program pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. Penanganan kemiskinan dan stunting juga menjadi prioritas utama.
“Per Februari 2026, angka kemiskinan NTT turun menjadi 17,5 persen dari 18,6 persen pada Maret 2025,” ungkap Gubernur.
Tahun ini, Pemprov NTT menjalankan program bedah rumah bagi masyarakat miskin serta menerapkan pola orang tua asuh untuk percepatan penanganan stunting.
Gubernur juga menegaskan komitmennya terhadap akurasi data bantuan sosial. “Saya menegaskan komitmen menindak tegas oknum yang memanipulasi data kemiskinan maupun masyarakat mampu yang sengaja menerima bansos. Data harus akurat agar bantuan tepat sasaran,” tulisnya.
Selain itu, komitmen daerah sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional 2028 (PON) 2028 NTT–NTB tetap berjalan dengan prinsip efisiensi, yakni memanfaatkan dan merenovasi venue yang ada serta menggelar sebagian cabang di DKI Jakarta dan Jawa Barat tanpa membebani APBN.
Menutup pernyataannya, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong royong membangun NTT.
“Terima kasih atas dukungan, kritik, dan saran masyarakat NTT. Mari kita terus bergotong royong membangun NTT yang maju, sehat, cerdas, dan sejahtera,” tulisnya.(Redaksi)
SIKKA, Bajopos.com – Momentum Hari Kasih Sayang dimaknai berbeda oleh Keluarga Besar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DISARPUS) Kabupaten Sikka. Tidak sekadar seremoni, peringatan Valentine Day, Sabtu malam, 14 Februari 2026, diisi dengan kegiatan sosial bersama para lansia di Panti Sosial Jompo Paduwau, Waipare, Maumere.
Kegiatan tersebut menghadirkan hiburan dan kebersamaan bagi para opa dan oma melalui nonton bareng film dokumenter pendek “Sie”, penampilan stand up comedy oleh Samsul selaku Koordinator Stand Up Comedy Kabupaten Sikka, serta pembagian bingkisan sederhana.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sosial institusinya untuk tetap hadir di tengah masyarakat, termasuk kelompok lansia.
“Perpustakaan dan kearsipan bukan hanya soal buku dan arsip, tetapi juga tentang bagaimana kami membangun kedekatan sosial. Lansia adalah bagian penting dari masyarakat yang perlu diperhatikan,” ujarnya.
Menurutnya, Valentine Day menjadi momentum yang tepat untuk menumbuhkan nilai empati dan solidaritas, terutama kepada generasi yang telah lebih dahulu berkontribusi bagi daerah.
Suasana kegiatan berlangsung hangat. Tawa para lansia pecah saat menikmati penampilan komedi, sementara momen ramah tamah membuka ruang interaksi yang lebih akrab antara pegawai DISARPUS dan penghuni panti.
Pengelola Panti Sosial Jompo Paduwau Waipare, Remigius, mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menilai perhatian seperti ini memiliki dampak psikologis yang positif bagi para lansia.
“Kehadiran dan perhatian seperti ini sangat berarti. Para lansia merasa dihargai dan tidak dilupakan,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan, baik oleh instansi pemerintah maupun elemen masyarakat lainnya, sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga lanjut usia di Kabupaten Sikka.(Faidin)
SIKKA, BAJOPOS.COM – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur, Fransiskus Kariyanto, menegaskan urgensi transformasi peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menyiapkan umat yang mampu menjawab tantangan zaman.
Penegasan itu disampaikannya saat memberikan pembinaan kepada ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Sikka, Kamis (12/02/2026), di Aula Kantor Kemenag Sikka.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan jati diri ASN Kementerian Agama sebagai representasi negara yang tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga mengemban amanah moral dan sosial dalam menjaga kehidupan keagamaan masyarakat.
Dalam arahannya, Fransiskus menegaskan bahwa ASN Kementerian Agama adalah pelayan umat, penggerak moderasi beragama, sekaligus perekat harmoni sosial di tengah keberagaman bangsa.
“ASN Kementerian Agama bukan sekadar aparatur birokrasi, tetapi wajah negara dalam memberikan pelayanan dan pembinaan umat. Karena itu, setiap ASN harus mampu menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan integritas,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa tugas ASN Kementerian Agama memiliki dimensi strategis karena menyentuh langsung aspek pembinaan keagamaan, pendidikan keagamaan, pelayanan kehidupan beragama, serta penguatan nilai-nilai toleransi. ASN dituntut menghadirkan pelayanan yang tidak hanya memenuhi kewajiban birokrasi, tetapi juga memberi dampak nyata terhadap kualitas kehidupan umat.
Menurutnya, menyiapkan umat masa depan harus dilakukan melalui pembinaan berkelanjutan, penguatan karakter religius, serta pengembangan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan perubahan sosial dan kemajuan teknologi.
“Menyiapkan umat masa depan berarti kita sedang menyiapkan generasi yang kuat secara spiritual, unggul secara intelektual, dan mampu bersaing di tengah dinamika global,” ujarnya.
Fransiskus juga menegaskan bahwa arah pembangunan keagamaan ke depan harus berpedoman pada kebijakan strategis Kementerian Agama melalui delapan program prioritas Asta Protas Tahun 2025–2029. Program tersebut menjadi peta jalan transformasi pelayanan keagamaan yang menitikberatkan pada penguatan moderasi beragama, peningkatan kualitas pendidikan keagamaan, transformasi kelembagaan, serta penguatan tata kelola pelayanan publik.
Menurutnya, implementasi Asta Protas merupakan instrumen penting untuk memastikan pelayanan Kementerian Agama mampu menjawab tantangan global sekaligus menjaga nilai-nilai keagamaan sebagai karakter bangsa.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan menyiapkan umat masa depan semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi digital, perubahan pola interaksi sosial, serta meningkatnya dinamika kehidupan masyarakat. Kondisi tersebut menuntut ASN memperkuat budaya kerja berlandaskan nilai ASN BerAKHLAK sebagai identitas moral sekaligus standar profesionalisme aparatur.
ASN, lanjutnya, diharapkan mampu bekerja secara adaptif, inovatif, dan kolaboratif, serta menjunjung tinggi integritas dan loyalitas terhadap tugas pelayanan publik.
“Keberhasilan ASN Kementerian Agama tidak diukur dari banyaknya pekerjaan yang diselesaikan, tetapi dari sejauh mana pelayanan kita memberikan manfaat nyata dan meningkatkan kepercayaan masyarakat,” jelasnya.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya pola kerja yang berorientasi pada hasil dan dampak pelayanan. ASN dituntut memiliki perencanaan kerja yang terarah, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu membangun sinergi lintas sektor.
Menurutnya, keberhasilan ASN Kementerian Agama tercermin dari meningkatnya kualitas kehidupan beragama, terjaganya kerukunan umat, serta tumbuhnya generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan sosial.
Mengakhiri arahannya, Fransiskus mengajak seluruh ASN Kementerian Agama di Kabupaten Sikka untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, serta memperkuat kerja sama dalam melaksanakan tugas pelayanan publik. Ia berharap ASN mampu menjadi garda terdepan dalam membangun kehidupan beragama yang rukun, harmonis, dan berkelanjutan, sekaligus menyiapkan umat yang siap menghadapi tantangan masa depan.(Faidin)
SIKKA, BAJOPOS.COM – Transformasi digital di sektor literasi daerah terus didorong. Mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero akan membantu merancang dan membangun website resmi Perpustakaan Umum Daerah Frans Seda Kabupaten Sikka.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Sikka, Very Awales, saat menerima kunjungan mahasiswa Prodi Sistem Informasi IFTK Ledalero di ruang kerjanya, Kamis (12/02/2026).
Menurut Very Awales, pengembangan website perpustakaan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan informasi kepada masyarakat. Ia menyambut baik inisiatif kolaborasi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi digital di lingkungan perpustakaan daerah.
“Website ini nantinya diharapkan menjadi pusat informasi dan layanan digital perpustakaan, sehingga masyarakat dapat mengakses informasi koleksi, layanan, serta berbagai kegiatan literasi secara lebih mudah dan cepat,” ujarnya.
Very yang juga merupakan alumni IFTK Ledalero menjelaskan, melalui website tersebut masyarakat tidak hanya dapat mengetahui daftar koleksi buku yang tersedia, tetapi juga memperoleh informasi terkait jadwal layanan, kegiatan literasi, program edukasi, hingga pengumuman penting lainnya.
Ke depan, platform tersebut direncanakan akan dikembangkan dengan fitur katalog online dan sistem peminjaman berbasis digital. Langkah ini dinilai penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat di era serba digital, sekaligus memperluas jangkauan layanan perpustakaan tanpa dibatasi ruang dan waktu.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa Prodi Sistem Informasi IFTK Ledalero menyampaikan bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari implementasi keilmuan di bidang teknologi informasi sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Dalam prosesnya, mahasiswa akan melakukan analisis kebutuhan sistem, perancangan tampilan antarmuka (user interface), pengembangan sistem, hingga tahap uji coba sebelum website resmi diluncurkan.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah, sekaligus mendorong peningkatan literasi digital di Kabupaten Sikka.
Dengan hadirnya website resmi Perpustakaan Umum Daerah Frans Seda, Disarpus Kabupaten Sikka optimistis pelayanan publik di bidang literasi dan kearsipan akan semakin modern, transparan, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.(Faidin)
SIKKA, BAJOPOS.COM – Perubahan cuaca dan meningkatnya risiko gelombang laut di perairan utara Flores kian menekan kehidupan nelayan perempuan di Ndete, Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka. Hasil tangkapan menurun, risiko keselamatan meningkat, sementara akses bantuan dinilai belum merata.
Peristiwa yang dialami Merawati (69) pada pertengahan November 2025 menjadi gambaran nyata kondisi tersebut. Saat menjaring ikan sekitar 400 meter dari pantai Ndete, cuaca yang awalnya cerah mendadak berubah. Hujan deras turun disertai angin kencang dan gelombang tinggi yang mengguncang sampan kayu tanpa mesin yang ditumpanginya.
“Siangnya cerah sekali, jauh malam tiba-tiba hujan,” ujar Merawati saat ditemui di rumah panggungnya yang menghadap laut, Minggu (7/12/2025).
Ia mengaku harus segera menurunkan jangkar setelah diteriaki rekannya, Hamjanur, agar tidak terseret arus lebih jauh ke tengah. Sepanjang malam, ia bertahan di tengah cuaca buruk hingga azan subuh terdengar. Hasil tangkapannya hanya tiga ekor ikan kecil, tak cukup untuk dijual.
Hasil Tangkapan Menurun
Merawati merupakan warga keturunan suku Bajo yang sejak 1997 melaut sendiri. Ia mengaku perubahan cuaca dalam sekitar satu dekade terakhir kerap mengecoh naluri tradisionalnya membaca tanda alam.
“Dulu kalau lihat ke utara hitam pekat, pasti hujan. Sekarang sepanjang hari teduh, malamnya baru hujan,” katanya.
Keluhan serupa disampaikan Hamjanur (70). Dalam sekali melaut semalaman, ia kadang hanya mendapatkan tiga hingga delapan ekor ikan. “Paling banyak 15 ekor, tapi tidak setiap hari,” ujarnya.
Padahal, tiga dekade lalu mereka cukup memancing beberapa meter dari pantai dan hasilnya bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Kini, untuk memperoleh 10–15 ekor ikan saja sudah sulit. Ikan batu, kerapu, dan ikan merah yang dulu melimpah kini makin jarang.
Desa Reroroja sendiri berpenduduk 2.192 jiwa, dengan 184 orang tercatat sebagai nelayan. Wilayah ini berada sekitar 31 kilometer dari Kota Maumere dan berbatasan dengan Kabupaten Ende.
Data BMKG Ungkap Suhu Laut Naik
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat peningkatan suhu perairan Indonesia sebesar 0,19 derajat Celcius setiap 10 tahun. Prakirawan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Madya Klimatologi II Kupang, Ryan Sudrajat, menyebut kondisi ini meningkatkan kerentanan kawasan maritim terhadap cuaca ekstrem.
“Kenaikan suhu laut memicu fenomena marine heatwave, yang berdampak pada migrasi ikan dan penurunan populasi di titik-titik tertentu,” ujarnya, Senin (9/2/2026).
BMKG juga mencatat perubahan tren tinggi gelombang laut di NTT dalam 10–15 tahun terakhir. Tinggi gelombang yang sebelumnya berkisar 1,25–2,5 meter, pada musim tertentu dapat mencapai empat meter atau lebih, terutama saat musim barat dan munculnya bibit siklon tropis pada periode Oktober hingga April.
Peringatan dini rutin dikeluarkan BMKG secara mingguan, harian hingga per jam, terutama saat terdeteksi potensi siklon tropis di sekitar wilayah NTT.
Risiko Tinggi, Peralatan Minim
Di Ndete, terdapat tujuh nelayan perempuan yang aktif melaut, yakni Merawati, Hamjanur, Asri Jani (62), Narwise Tani (62), Sunarti (42), Nawari (42), dan Marsiana (52).
Mereka menggunakan sampan kayu tanpa mesin serta alat tangkap sederhana berupa pancing dan kail. Jika badai datang, mereka hanya mengandalkan jangkar dan pelampung seadanya.
Marsiana (52), Nelayan Perempuan di Ndete, Kabupaten Sikka
Marsiana, yang telah tujuh tahun melaut setelah suaminya meninggal, mengaku kerap berada dalam dilema antara melaut lebih jauh demi hasil atau bertahan dekat pantai dengan risiko pulang tanpa ikan.
“Kalau dekat pantai tidak dapat ikan. Kalau ke tengah, risikonya besar,” katanya.
Dalam sehari, ia rata-rata memperoleh Rp25 ribu dari hasil penjualan ikan, bahkan kadang hanya Rp10 ribu. Uang itu digunakan untuk kebutuhan dapur dan biaya sekolah anak. Untuk kebutuhan mendesak, ia terpaksa meminjam di koperasi harian.
Akses Kartu Nelayan Dipersoalkan
Merawati dan rekan-rekannya mengaku belum pernah memperoleh bantuan khusus maupun sosialisasi mitigasi risiko melaut. Mereka juga tidak memiliki kartu nelayan.
“Kami tidak punya kartu nelayan. Mungkin dianggap nelayan itu hanya laki-laki,” ujar Merawati.
Anggota Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Ndete, Agnes Sera, membenarkan kondisi tersebut. Ia menilai nelayan perempuan belum menjadi prioritas dalam kebijakan perikanan.
Agnes mengusulkan penerbitan kartu nelayan bagi perempuan agar mereka bisa mengakses bantuan alat tangkap dan modal usaha. Ia juga mendorong adanya pelatihan pengolahan ikan agar hasil tangkapan memiliki nilai tambah dan tidak terbuang saat melimpah.
“Kami punya pelabuhan, tapi masyarakat Ndete lebih banyak jadi penonton,” katanya.
Respons Pemerintah
Kepala Desa Reroroja, Florida Yosefina Ndena, mengakui kehidupan nelayan perempuan di wilayahnya rentan secara ekonomi. Pemerintah desa, kata dia, telah mengakseskan bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi keluarga yang memenuhi kriteria.
“Namun dampak perubahan iklim terhadap keselamatan mereka di laut perlu perhatian serius,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sikka, Paulus Hilarius Bangkur, mengatakan nelayan dapat mengurus KUSUKA (Kartu Pelaku Usaha Perikanan) dengan melengkapi KTP dan kartu keluarga berprofesi sebagai nelayan. Pendataan dilakukan melalui mekanisme Musrenbang desa dan kecamatan.
Meski demikian, para nelayan perempuan di Ndete mengaku harapan mereka sederhana: memiliki sampan sendiri agar tidak perlu berbagi hasil atau menyewa perahu.
“Risiko makin tinggi, hasil sering mengecewakan. Tapi kalau tidak melaut, siapa yang kasih kami makan?” ujar Hamjanur. (Faidin)
MANGGARAI, BAJOPOS.COM – Suasana berbeda tampak di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Manggarai, Rabu (11/2/2026). Bukan sekadar pertemuan organisasi, puluhan pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) justru tengah ditempa menjadi calon pemimpin masa depan melalui kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Terpadu (LDKT).
Mengangkat tema “Membentuk Pemimpin yang Berkarakter, Inovatif dan Berintegritas di Era Digital”, kegiatan ini menjadi ruang pembinaan serius bagi pengurus OSIM periode 2025–2026 bersama perwakilan peserta didik. LDKT dirancang bukan hanya untuk memperkuat struktur organisasi, tetapi juga membangun fondasi karakter dan visi kepemimpinan yang relevan dengan tantangan zaman.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Husen Hajar, menegaskan bahwa LDKT bukan sekadar agenda seremonial tahunan.
“LDKT adalah proses pembinaan. Di sini peserta belajar tentang tanggung jawab, disiplin, serta bagaimana bekerja sama secara efektif dalam organisasi,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Menurutnya, kepemimpinan tidak lahir secara instan, melainkan dibentuk melalui latihan, pembiasaan, dan pendampingan yang berkelanjutan.
Kepala MAN 2 Manggarai, Masrum Bata, dalam arahannya menekankan pentingnya kepemimpinan visioner di tengah arus digitalisasi yang kian masif. Ia mengawali materi dengan pembahasan tentang Manajemen Organisasi dan Visi Kepemimpinan, menantang para pengurus OSIM untuk tidak hanya aktif, tetapi juga strategis.
“Pemimpin hari ini harus mampu membaca tantangan zaman. Teknologi harus dimanfaatkan secara positif dan produktif. Organisasi membutuhkan arah yang jelas agar setiap program memiliki dampak nyata,” tegasnya.
Masrum juga menegaskan komitmen madrasah dalam memperkuat pendidikan karakter sebagai pondasi utama generasi unggul. Baginya, kecerdasan tanpa integritas tidak akan membawa perubahan berarti.
Sementara itu, Pembina OSIM MAN 2 Manggarai, Rafik Asril, memastikan bahwa LDKT tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan. Evaluasi dan refleksi akan terus dilakukan agar nilai-nilai yang diperoleh benar-benar diimplementasikan dalam program kerja OSIM.
“Kami ingin nilai kepemimpinan itu hidup dalam keseharian organisasi, bukan hanya saat pelatihan berlangsung,” ungkapnya.
Melalui LDKT ini, OSIM MAN 2 Manggarai diharapkan semakin solid, profesional, dan mampu menjadi motor penggerak kegiatan kesiswaan yang inovatif serta berdampak luas. Kegiatan ini sekaligus menegaskan posisi MAN 2 Manggarai sebagai madrasah yang konsisten menyiapkan generasi berkarakter kuat, berintegritas, dan siap memimpin di era digital.(Faidin)