Kam. Apr 30th, 2026

Daerah

Ditpolairud Polda NTT Tangkap Dua Orang Diduga Pelaku Pengeboman Ikan di Perairan Sikka (Hewuli)

SIKKA, BAJOPOS.COM – Aparat Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian laut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan Bajopos.com bahwa pada 7 April 2026 petugas berhasil melakukan penangkapan terhadap diduga pelaku penangkapan ikan menggunakan bahan peledak (bom ikan) di perairan Desa Hewuli, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka.

Pengungkapan kasus ini bermula dari patroli rutin yang dilakukan petugas di wilayah perairan tersebut.

Dalam operasi itu, aparat menemukan aktivitas mencurigakan yang mengarah pada praktik destructive fishing.

Dari hasil penindakan, polisi mengamankan dua orang nelayan berinisial AB (48) dan I (27) yang diduga kuat sebagai pelaku.

Keduanya ditangkap bersama sejumlah barang bukti, yakni sekitar 333 ekor ikan hasil pengeboman, satu unit kompresor, serta perlengkapan selam yang digunakan dalam aksi ilegal tersebut.

Reporter : Faidin

GP Ansor Alor Hadiri Paskah dan HUT GAMKI, Perkuat Semangat Toleransi di Bumi Kenari

KALABAHI, BAJOPOS.COM – Nuansa kebersamaan lintas iman terasa hangat di Aula Gereja Pola Kalabahi, saat Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Alor turut ambil bagian dalam perayaan Paskah sekaligus Hari Ulang Tahun ke-64 Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Senin (6/4/2026).

Kehadiran GP Ansor Alor bukan sekadar simbolis, melainkan cerminan nyata komitmen dalam merawat toleransi dan memperkuat kerukunan antarumat beragama di daerah yang dikenal dengan keberagamannya tersebut.

Wakil Ketua GP Ansor Alor, Nasrullah, menegaskan bahwa momentum Paskah dan peringatan HUT GAMKI memiliki makna lebih dari sekadar seremoni keagamaan.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk mempererat persaudaraan serta meneguhkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

“Perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu. Justru dari keberagaman inilah kita belajar untuk saling menghargai dan menjaga keharmonisan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, GP Ansor akan terus berkomitmen menjaga semangat toleransi dengan membangun komunikasi yang harmonis bersama berbagai organisasi kepemudaan, termasuk GAMKI.

Perayaan ini menjadi bukti bahwa semangat persatuan dan kebhinekaan tetap hidup dan tumbuh di Kabupaten Alor, di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Kebersamaan lintas iman yang terjalin diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam menjaga keutuhan dan kedamaian daerah.

Reporter : Nursan
Editor : Redaksi

Menagih Janji “Akses Pusat”: Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Sikka Disorot Diaspora

JAKARTA, BAJOPOS.COM – Satu tahun masa kepemimpinan Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, menjadi momentum evaluasi yang memantik sorotan tajam dari kalangan diaspora.

Aliansi Diaspora Maumere Jakarta menilai, periode yang semestinya menjadi fondasi perubahan justru memperlihatkan jurang lebar antara janji politik dan realitas di lapangan.

Gagasan “Maumere Baru” yang dahulu digaungkan dalam kampanye kini dipandang mengalami pergeseran makna. Harapan besar masyarakat, menurut aliansi, belum terjawab secara konkret, sementara sejumlah persoalan mendasar menunjukkan tanda-tanda stagnasi.

Salah satu janji yang paling diingat publik adalah klaim kedekatan Bupati dengan pemerintah pusat. Pernyataan mengenai kepemilikan hampir seluruh nomor kontak menteri di kabinet Presiden Prabowo Subianto sempat membangun optimisme akan percepatan pembangunan daerah.

“Narasi ini sempat menumbuhkan harapan akan percepatan pembangunan melalui akses langsung ke pusat kekuasaan,” ujar aliansi dalam keterangan tertulis, Kamis (2/4/2026).

Namun, kondisi di lapangan justru memperlihatkan kontras. Di Desa Ojang, Kecamatan Talibura, aktivitas belajar mengajar masih diwarnai risiko tinggi. Guru dan siswa terpaksa menyeberangi sungai tanpa jembatan setiap hari demi mencapai sekolah.

“Fenomena ini mencerminkan ketimpangan pembangunan infrastruktur dasar,” tegas aliansi.

Persoalan ini tidak berdiri sendiri. Data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menunjukkan wilayah Nusa Tenggara Timur, termasuk Sikka, masih menghadapi tantangan besar dalam penyediaan jembatan desa akibat faktor geografis dan keterbatasan anggaran. Dampaknya menjalar ke berbagai sektor layanan publik.

Di bidang pendidikan, kondisi SMPN 48 Sa Ate Gaikiu menjadi cerminan krisis fasilitas. Proses belajar berlangsung di bangunan yang nyaris roboh dengan sarana yang minim.

“Hal ini jelas bertentangan dengan standar nasional pendidikan yang mengharuskan tersedianya ruang kelas layak.”

Data Badan Pusat Statistik (BPS) memperlihatkan rata-rata lama sekolah di NTT masih berada pada kisaran 8,2–8,6 tahun, tertinggal dari rata-rata nasional yang mencapai sekitar 9,1–9,3 tahun.

Keterbatasan infrastruktur pendidikan disebut menjadi salah satu faktor penghambat peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Situasi ini menimbulkan pertanyaan mendasar yakni, sejauh mana jaringan nasional tersebut benar-benar berdampak bagi masyarakat di tingkat akar rumput?” pungkas aliansi.

Sorotan juga mengarah pada kebijakan penutupan Pasar PNPM Wuring yang dinilai belum matang. Relokasi ke Pasar Alok tidak berjalan efektif, membuat banyak pedagang memilih berjualan di pinggir jalan dengan risiko penurunan pendapatan dan kecelakaan.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa penataan ekonomi rakyat tidak bisa dilakukan secara sepihak tanpa perencanaan matang.”

Di kawasan perkotaan, wajah Kota Maumere turut diselimuti persoalan klasik. Tumpukan sampah masih terlihat di berbagai titik, mencerminkan lemahnya sistem pengelolaan limbah. Masalah drainase memperparah situasi, dengan genangan air yang kerap muncul saat hujan.

“Dalam konteks perencanaan kota, kondisi ini mengindikasikan kurangnya investasi pada infrastruktur dasar yang krusial,” ujar aliansi.

Kondisi infrastruktur jalan juga tak luput dari kritik. Akses menuju Bandara Frans Seda, sebagai pintu utama mobilitas, dilaporkan rusak dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Padahal, menurut Kementerian Perhubungan, kualitas infrastruktur transportasi berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Jalan yang rusak tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan biaya logistik dan menurunkan daya saing wilayah,” tegas aliansi.

Kerusakan serupa terjadi di sejumlah titik strategis, termasuk di depan Rumah Jabatan Bupati dan akses menuju Pasar Alok. Kondisi ini dinilai menghadirkan ironi, karena pusat pemerintahan saja belum tertata dengan baik.

Data BPS menunjukkan belanja infrastruktur merupakan komponen penting dalam APBD untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Ketika infrastruktur dasar tidak terawat, efektivitas kebijakan pembangunan pun dipertanyakan.

Dalam penilaiannya, aliansi melihat kepemimpinan saat ini lebih menonjolkan pencitraan dibandingkan kerja nyata. Aktivitas di media sosial dianggap tidak sebanding dengan capaian konkret di lapangan.

Perjalanan dinas ke Jakarta pun ikut disorot. Dalam prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, penggunaan anggaran publik harus memiliki manfaat yang jelas dan terukur. Tanpa transparansi, kegiatan tersebut berpotensi membebani keuangan daerah.

“Rakyat Sikka tidak butuh pemimpin yang hanya jago melakukan framing dan menggiring opini di media sosial. Rakyat butuh pemimpin yang bekerja nyata.”

Sebagai bentuk desakan, aliansi meminta Bupati segera membuktikan klaim “jaringan pusat” melalui pembangunan konkret, terutama pada infrastruktur dasar seperti jembatan dan sekolah. Mereka juga mendesak agar praktik gimik politik dihentikan, dan fokus dialihkan pada penyelesaian persoalan riil masyarakat.

Selain itu, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diminta melakukan audit transparansi anggaran, khususnya terkait perjalanan dinas dan penggunaan sumber daya daerah.

“Jika tidak ada perubahan signifikan dalam sisa masa jabatan, kami menilai kepemimpinan saat ini berpotensi dikenang sebagai periode di mana narasi lebih dominan daripada realitas pembangunan,” tutup aliansi.

Penulis : Petrus Fidelis Ngo

Editor : Redaksi

MUI dan FKUB Flores Timur Serukan Harmoni Jelang Semana Santa Larantuka

FLOTIM, BAJOPOS.COM – Menjelang perayaan akbar Semana Santa Larantuka, seruan menjaga kerukunan umat beragama menggema dari tokoh lintas iman di Kabupaten Flores Timur.

Momentum bertemunya sejumlah hari besar keagamaan dinilai sebagai ujian sekaligus peluang memperkuat persaudaraan.

Ketua Dewan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Flores Timur, Bakir Doni Pulo, mengajak seluruh umat Islam untuk menjaga suasana kondusif, khususnya bagi umat Katolik yang akan menjalankan rangkaian Paskah.

“Menjelang Paskah, kami sangat mengharapkan umat Islam menjaga ketenangan bagi saudara-saudara kita yang menjalankan ibadah,” ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, Paskah bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk. Ia menegaskan pentingnya menjaga kedamaian di Larantuka sebagai kota religius yang menjadi tujuan ribuan peziarah setiap tahun.

Senada dengan itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Flores Timur, Petrus Pedo Beke, menyoroti keistimewaan tahun ini, di mana tiga hari besar—Nyepi, Idul Fitri, dan Paskah—dirayakan dalam waktu yang berdekatan.

“Ini menjadi kebahagiaan sekaligus tanggung jawab bersama. Kita berharap seluruh rangkaian perayaan berjalan damai dan penuh sukacita,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa pekan suci menjadi waktu penuh rahmat bagi umat Katolik, khususnya di lingkungan Keuskupan Larantuka, yang setiap tahun menggelar tradisi devosional yang sarat makna spiritual.

Lebih lanjut, Petrus menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi menjamin keamanan dan kelancaran perayaan. FKUB, kata dia, terus bersinergi dengan TNI, Polri, serta pemerintah daerah dalam membangun komunikasi yang intensif.

“Koordinasi harus terus diperkuat, mengingat banyaknya peziarah dari berbagai daerah. Keamanan menjadi kunci utama,” tegasnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan aparat keamanan atas komitmen menjaga stabilitas selama rangkaian hari besar keagamaan berlangsung.

Di tengah keberagaman, Flores Timur kembali menunjukkan wajah toleransi—bahwa perbedaan bukan sekat, melainkan kekuatan untuk merawat harmoni bersama.

Reporter : Arsenius Agung
Editor : Redaksi

A-DPRD Alor, Naboys Tallo Nilai Dokumen LKPJ 2025 Bupati Belum Tergambar Utuh

ALOR, BAJOPOS.COM – Suasana di Gedung DPRD Kabupaten Alor mendadak serius usai digelarnya Rapat Paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Alor Tahun Anggaran 2025, Kamis (26/3/2026).

Forum tersebut menjadi panggung kritik tajam dari kalangan legislatif terhadap kinerja pemerintah daerah.

Salah satu suara paling vokal datang dari politisi Partai Demokrat, Naboys Tallo. Anggota DPRD Kabupaten Alor yang dikenal kritis ini menilai dokumen LKPJ yang disampaikan belum mampu memberikan gambaran utuh terkait capaian penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) selama setahun terakhir.

“Dokumen LKPJ ini belum tergambar dengan baik tentang apa hasil dari APBD setahun, yaitu Tahun Anggaran 2025,” tegas Naboys usai rapat paripurna.

Pernyataan tersebut menandai sikap tegas DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah. Naboys menegaskan, lembaga legislatif tidak akan tinggal diam dan akan menempuh sejumlah langkah strategis untuk menguji kualitas laporan tersebut.

Tahapan pertama dimulai dari rapat internal fraksi guna mengkaji secara mendalam setiap poin dalam dokumen LKPJ. Hasil kajian tersebut kemudian akan dibawa ke tingkat Badan Anggaran (Banggar) untuk pembahasan lebih teknis dan komprehensif.

“Dari seluruh proses ini, DPRD akan memberikan catatan strategis kepada pemerintah daerah sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depan,” ujarnya.

Lebih jauh, Naboys mengingatkan bahwa proses evaluasi LKPJ belum berakhir. Ia menekankan pentingnya menunggu Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur yang diperkirakan rampung pada Mei mendatang.

LHP tersebut akan menjadi acuan penting karena memuat tiga dokumen krusial, yakni Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), Sistem Pengendalian Intern (SPI), serta laporan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, hasil audit BPK akan memperkuat dasar penilaian DPRD terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah secara objektif dan menyeluruh.

Sorotan kritis ini sekaligus menjadi peringatan bagi Pemerintah Kabupaten Alor bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan tuntutan publik yang tidak bisa ditawar.

Dengan dinamika ini, DPRD Alor diharapkan mampu memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Reporter : Nursan
Editor : Redaksi

Air Laut Naik ke Badan Jalan Darat Pantai, Jalan Terendam Akses Warga Terganggu

SIKKA, BAJOPOS.COM – Fenomena air laut naik kembali terjadi di Desa Darat Pantai, Dusun Wairuwa, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Minggu (22/03/2026) siang.

Air laut terlihat menggenangi badan jalan utama yang biasa dilalui warga, meskipun di sepanjang sisi jalan ditumbuhi tanaman mangrove yang berjejer.

Kondisi genangan air laut yang diperkirakan mencapai 1 kilo meter ini sempat terekam dalam video warga dan viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, air laut tampak meluap hingga ke jalan, mengganggu aktivitas pengguna kendaraan, khususnya pengendara sepeda motor.

Seorang warga yang melintas dan enggan disebutkan namanya mengaku kesal dengan kondisi tersebut. Ia khawatir air asin yang menggenangi jalan dapat merusak kendaraan.

“Ini kasihan, air laut masuk di jalan di Darat Pantai, motor karat semua yang lewat. Kasihan,” ujarnya dalam video yang beredar.

Menurutnya, kejadian ini bukan pertama kali terjadi. Warga berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan tersebut, mengingat jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat setempat.

Sementara itu, upaya konfirmasi telah dilakukan media ini kepada Anggota DPRD Kabupaten Sikka dari daerah pemilihan (Dapil) III yang meliputi wilayah salah satunya Desa Darat Pantai, Fransiskus Parera, yang akrab disapa Pang. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan keterangan resmi.

Kiriman pesan WhatsApp konfirmasi media ini tampak centang dua warna biru.

Fenomena naiknya air laut ini diduga berkaitan dengan pasang tinggi serta kondisi geografis wilayah pesisir. Meski terdapat mangrove yang berfungsi sebagai penahan abrasi, kenyataannya belum mampu sepenuhnya mencegah air laut masuk ke badan jalan.

Warga berharap adanya langkah konkret, seperti pembangunan tanggul atau penanganan pesisir secara berkelanjutan, guna menghindari kerusakan infrastruktur dan dampak lebih luas terhadap aktivitas masyarakat.

Reporter : Faidin

Personel Polsek Waigete dan Koramil Talibura Amankan Sholat Idul Fitri di Lapangan Nangahale

SIKKA, BAJOPOS.COM – Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Marannu, Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, berlangsung aman dan kondusif pada Sabtu, 21 Maret 2026 pagi.

Sejak pagi hari, ribuan jamaah dari berbagai kemasjidan di wilayah Kecamatan Talibura memadati lokasi untuk menunaikan ibadah Sholat Idul Fitri secara berjamaah. Kehadiran umat Muslim dari berbagai desa tersebut mencerminkan tingginya semangat kebersamaan dalam merayakan hari kemenangan.

Dalam pelaksanaannya, pengamanan dilakukan secara maksimal oleh personel dari Polsek Waigete dan Koramil Talibura yang tampak antusias menjalankan tugas di lapangan.

Kapolsek Waigete, Iptu I Wayan Artawan, S.H turut hadir dan memimpin langsung pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan.

Kehadiran aparat keamanan memberikan rasa aman dan nyaman bagi para jamaah yang mengikuti ibadah.

Petugas gabungan terlihat melakukan pengaturan arus lalu lintas, penataan parkir kendaraan, serta pengawasan di sekitar lokasi guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Koordinasi antara aparat kepolisian dan TNI berjalan baik sehingga situasi tetap terkendali.

Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Masjid Baitusshodiq Nangahale, Damsik Raja Ado Pehan, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aparat keamanan yang telah mendukung kelancaran kegiatan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Polsek Waigete dan Koramil Talibura yang telah membantu melakukan pengamanan sehingga pelaksanaan Sholat Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran ribuan jamaah hari ini juga menunjukkan kuatnya kebersamaan umat di wilayah Talibura,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini tidak terlepas dari kerja sama semua pihak, baik panitia, aparat keamanan, maupun masyarakat.

“Semoga momentum Idul Fitri ini semakin mempererat tali silaturahmi dan persatuan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Dengan sinergi antara aparat keamanan, panitia, dan masyarakat, pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Nangahale tahun ini berjalan dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan.

Reporter : Faidin

Musrenbang RKPD 2026 Digelar, Pemkab Alor Rumuskan Arah Pembangunan 2027

KALABAHI, BAJOPOS.COM – Pemerintah Kabupaten Alor mulai merumuskan arah pembangunan daerah tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 yang digelar di Aula Gereja Pola Tribuana Kalabahi, Senin (16/3/2026).

Forum perencanaan pembangunan tersebut mengusung tema “Akselerasi Transformasi Ekonomi Berbasis Potensi Lokal dari Kawasan Kepulauan.”

Musrenbang secara resmi dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Obeth Bolang, S.Sos., M.AP, yang mewakili Bupati Alor, Iskandar Lakamau, S.H., M.Si.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Pj Sekda, ditegaskan bahwa Musrenbang RKPD merupakan forum strategis untuk menyatukan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan arah pembangunan daerah yang terarah, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Musrenbang RKPD ini merupakan forum penting untuk menyatukan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan arah pembangunan Kabupaten Alor ke depan. Setiap program yang direncanakan harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat serta mampu mendorong peningkatan kesejahteraan secara nyata,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan Kabupaten Alor ke depan harus bertumpu pada pemanfaatan potensi lokal sebagai wilayah kepulauan.

“Transformasi ekonomi berbasis potensi kepulauan harus menjadi fokus pembangunan daerah. Potensi kelautan, perikanan, pariwisata, pertanian serta kekayaan budaya lokal perlu dikelola secara optimal agar mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat Kabupaten Alor,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Melalui Musrenbang ini kita berharap lahir gagasan dan program pembangunan yang benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Alor juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif. Salah satunya penurunan angka kemiskinan dari 19,87 persen pada tahun 2024 menjadi 18,29 persen pada tahun 2025.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Alor juga mengalami peningkatan dari 67,70 poin pada tahun 2024 menjadi 68,40 poin pada tahun 2025, yang mencerminkan adanya peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui indikator usia harapan hidup, rata-rata lama sekolah, serta tingkat pengeluaran per kapita.

Pemerintah Kabupaten Alor juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat atas berbagai program nasional yang saat ini dilaksanakan di daerah, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis.

Untuk mendukung program tersebut, pemerintah daerah merencanakan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan menjangkau 18 kecamatan serta 158 desa dan kelurahan di Kabupaten Alor. Sebanyak 92 dapur SPPG direncanakan dibangun guna mendukung pelaksanaan program tersebut.

Selain meningkatkan kualitas gizi masyarakat, program ini juga diharapkan mampu membuka peluang lapangan kerja bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Pemerintah Kabupaten Alor juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur atas dukungan berbagai program pembangunan di daerah, termasuk program pembangunan rumah layak huni melalui skema kolaborasi 5–5–10.

Program tersebut merupakan kerja sama antara Pemerintah Provinsi sebesar Rp5 juta, Pemerintah Kabupaten sebesar Rp5 juta, serta Pemerintah Desa melalui alokasi dana desa sebesar Rp10 juta untuk mendukung pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat.

Namun demikian, pemerintah daerah mengakui bahwa kebutuhan rumah layak huni di Kabupaten Alor masih cukup besar, sementara kemampuan fiskal daerah masih terbatas. Karena itu, dukungan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat dinilai masih sangat dibutuhkan agar program tersebut dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi NTT, Ir. Soleman B. Gorongau, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

“Musrenbang merupakan forum strategis untuk memastikan bahwa perencanaan pembangunan daerah benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat. Program yang disusun harus realistis dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa DPRD Provinsi NTT akan terus mendorong agar berbagai program pembangunan yang dialokasikan oleh pemerintah provinsi dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah kabupaten.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Alor, Sulaiman Singh, S.H, yang mewakili pimpinan DPRD Kabupaten Alor, menyampaikan bahwa perencanaan pembangunan daerah perlu memperhatikan potensi lokal dan kearifan masyarakat, termasuk dalam pemanfaatan sumber pangan lokal seperti jagung.

Menurutnya, perubahan pola konsumsi masyarakat yang kini lebih bergantung pada beras perlu menjadi perhatian, mengingat luas lahan sawah di Kabupaten Alor terbatas sementara kebutuhan konsumsi beras terus meningkat.

Ia juga menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi harus menyesuaikan dengan kondisi riil masyarakat di lapangan serta memperkuat potensi lokal yang dimiliki daerah.

Sementara itu, Ketua Panitia Musrenbang RKPD Kabupaten Alor Tahun 2026, Ais F. Boling, S.TP., M.AP, dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan pelaksanaan Musrenbang RKPD adalah untuk melakukan penajaman, penyelarasan, klarifikasi, serta kesepakatan terhadap tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, dan program prioritas pembangunan daerah tahun 2027.

Ia menjelaskan kegiatan Musrenbang RKPD tahun ini diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri dari unsur DPRD, perangkat daerah, camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, akademisi, serta perwakilan masyarakat.

Sebelum pelaksanaan Musrenbang tingkat kabupaten, proses perencanaan telah diawali dengan Musrenbang Desa dan Musrenbang Kecamatan yang berlangsung pada 2 hingga 20 Februari 2026.

Dari hasil Musrenbang Kecamatan tersebut tercatat sebanyak 270 usulan program pembangunan dari 18 kecamatan. Setelah melalui proses pembahasan di tingkat kabupaten, disepakati 9 usulan prioritas dari setiap kecamatan atau total 162 usulan program yang akan menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah.

Melalui pelaksanaan Musrenbang RKPD ini, Pemerintah Kabupaten Alor berharap proses perencanaan pembangunan daerah dapat berjalan lebih partisipatif, terarah, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dunia usaha, serta masyarakat diharapkan mampu mendorong transformasi ekonomi daerah sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan Kabupaten Alor.

Jurnalis : Nursan

Personel Sihumas Polres Sikka Berbagi Takjil, Pererat Kebersamaan di Bulan Ramadan

SIKKA, BAJOPOS.COM – Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di Kabupaten Sikka terasa semakin hangat dengan kegiatan berbagi yang dilakukan oleh personel Seksi Hubungan Masyarakat (Sihumas) Polres Sikka.

Pada Selasa (17/03/2026) sore, sejumlah personel turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas. Kegiatan tersebut dilaksanakan pukul 16.30 Wita, bertempat di depan Mako Polres Sikka, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.

Kegiatan dipimpin oleh Kasi Humas Polres Sikka, IPDA Leonardus Tunga, S.M, bersama tiga personel Sihumas Polres Sikka, serta didampingi anggota Bhayangkari Cabang Sikka.

Aksi sosial ini merupakan bentuk kepedulian Polres Sikka terhadap masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan. Takjil berupa makanan ringan dan minuman segar dibagikan secara gratis kepada para pengendara maupun pejalan kaki yang melintas di lokasi.

Senyum dan ucapan terima kasih dari warga menjadi bukti bahwa kegiatan sederhana tersebut membawa kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat.

Kasi Humas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, S.M, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat yang sedang berpuasa, tetapi juga untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam berbagi kebahagiaan bersama masyarakat,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta suasana Ramadan yang penuh kebersamaan, sekaligus memperkuat rasa solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kabupaten Sikka.

Kegiatan berakhir pada pukul 17.00 Wita dan berlangsung dengan aman, tertib, serta lancar.

Penulis : Faidin

Sumber : Tribratanewssikka.com

Siaga Lebaran 2026, Basarnas Maumere Kerahkan 90 Personel

SIKKA, BAJOPOS.COM – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengerahkan sebanyak 90 personel dalam rangka Siaga SAR Khusus Lebaran 2026. Kesiapsiagaan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kedaruratan selama arus mudik dan arus balik Idulfitri serta masa libur panjang.

Apel pembukaan Siaga SAR digelar di Kantor SAR Maumere dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, S.E., M.Si. Apel tersebut diikuti oleh personel rescuer, anak buah kapal (ABK) Kapal Negara KN SAR Puntadewa 250, serta staf dari bidang operasi, sumber daya, dan urusan umum.

Dalam sambutannya, Fathur Rahman menyampaikan bahwa Siaga SAR Khusus Lebaran merupakan bentuk komitmen Basarnas untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Idulfitri serta libur panjang, personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere melaksanakan Siaga Khusus Lebaran dengan titik lokasi di bandara, pelabuhan, dan tempat wisata. Kesiapsiagaan ini merupakan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik demi keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Fathur Rahman juga membacakan sambutan Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, S.I.P., M.M., CHRMP. Dalam sambutan itu ditekankan pentingnya kesiapan personel dalam melaksanakan pemantauan dan patroli di lokasi-lokasi rawan kecelakaan.

Selain itu, seluruh personel diminta memastikan kesiapan sarana dan prasarana, termasuk peralatan serta alat komunikasi yang harus selalu dalam kondisi siap digunakan dalam operasi SAR.

“Cek kesiapan peralatan, sarana dan prasarana serta alat komunikasi dalam mode siap operasi SAR,” tegasnya.

Mobilitas masyarakat selama masa libur Lebaran diperkirakan tetap tinggi. Berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat pada periode Lebaran 2026 diprediksi mencapai 143,91 juta orang atau turun sekitar 1,75 persen dibandingkan perkiraan tahun sebelumnya sebesar 146,48 juta orang. Namun realisasi pada 2025 bahkan tercatat lebih besar dari perkiraan, yakni mencapai 154,62 juta orang.

Tingginya mobilitas tersebut dinilai tetap berpotensi menimbulkan situasi kedaruratan, sehingga kesiapsiagaan personel SAR menjadi sangat penting, terlebih karena perayaan Lebaran tahun ini juga berdekatan dengan Hari Raya Nyepi.

Puluhan personel yang terlibat dalam Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 tersebar di beberapa wilayah operasi, yakni Kantor SAR Maumere, Pos SAR Manggarai Barat, Pos SAR Alor, Unit Siaga SAR Ende, dan Unit Siaga SAR Lembata, termasuk dukungan dari Kapal Negara KN SAR Puntadewa 250.

Siaga SAR Khusus Lebaran ini dilaksanakan mulai 13 hingga 29 Maret 2026 dengan fokus pengamanan di titik-titik keramaian seperti bandara, pelabuhan, serta objek wisata yang diperkirakan ramai dikunjungi masyarakat selama masa liburan.

Penulis : Faidin
Sumber : Basarnas Maumere

Warga Aesesa Serbu Pasar Murah Polres Nagekeo di Pasar Danga

NAGEKEO, BAJOPOS.COM – Warga Kelurahan Danga, kecamatan Aesesa, Nagekeo menyerbu Gerakan Pasar Murah yang di buka oleh Polres Nagekeo pada Jumad, 13/3/2026 pagi.

Kegiatan yang dipimpin Kasat Binmas Yanche Dhai itu digelar upaya mempermudah masyarakat dalam mendapatkan bahan pokok dengan harga yang relatif murah di tengah tekanan ekonomi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kasat Binmas Polres Nagekeo, Yanche Dhai kepada media mengatakan bahwa gerakan pasar murah tersebut merupakan agenda rutin yang terus dilakukan Polres Nagekeo.

Dijelaskan, bahwa selain menjaga stabilitas harga bahan pokok, demikian juga bertujuan membantu mengatasi persoalan tekanan ekonomi di tengah masyarakat.

“Gerakan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi masyarakat, terutama dalam menjaga stabiitas harga dan memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan beras dengan harga yang lebih murah,” terang Yanche.

Ditegaskan bahwa gerakan pasar murah pula bagian dari komitmen Polri dalam mengantisipasi rawan pangan di tengah masyarakat, sehingga dikatakan harga tersebut tentu dapat di jangkau oleh masyarakat kecil.

Adapun sejumlah bahan pokok yang dijual dengan kisaran harga sebagai berikut; beras ukuran 5 kilogram dijual Rp58.000 per karung, sementara minyak goreng merek ‘Minyak Kita’ ukuran 1 liter dijual seharga Rp15.000 dan ukuran 2 liter dijual Rp30.000. Dimana harga demikian disebut lebih rendah dari harga pasar.

Harga tersebutpun kata Yanche telah disesuaikan dengan daya beli masyarakat, sehingga program ini benar-benar menyasar warga yang membutuhkan.

“Harapannya kegiatan ini bisa membantu masyarakat kecil agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.

Pasar murah yang digelarpun mendapat antusias warga. Pantauan media, sejak pagi banyak masyarakat datang ke lokasi pasar murah untuk berbelanja bahan pokok yang menjadi keperluan mereka.

Jurnalis : Yosafat R. Dhae
Editor : Redaksi

Kapolres Nagekeo Turun ke Jalan, Bagikan 300 Paket Takjil untuk Warga Aesesa Nagekeo

NAGEKEO, BAJOPOS.COM – Suasana sore di depan Polsek Aesesa, Kamis (12/3/2026), tampak berbeda. Kapolres Nagekeo, AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H., bersama istri dan jajaran Polres Nagekeo turun langsung ke jalan membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.00 Wita ini dilakukan menjelang waktu berbuka puasa. Sore itu tampak Kapolres bersama anggota kepolisian dan Ibu Bhayangkari membagikan 300 paket takjil kepada pengendara maupun warga yang melintas di ruas jalan depan Polsek Aesesa.

Takjil yang dibagikan diantaranya berupa minuman es buah segar untuk membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa saat berbuka.

Kapolres Nagekeo, Rachmat Muchamad Salihi bersama Ibu Bhayangkari dan jajaran turun langsung ke jalanan berbagi takjil.

Kapolres Nagekeo, AKBP Rachmat Muchamad Salihi mengatakan kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian kepolisian kepada masyarakat sekaligus momentum mempererat hubungan silaturahmi di bulan suci Ramadan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Selain itu juga untuk mempererat tali silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut membangun kebersamaan dan kepedulian sosial.

Menariknya, pembagian takjil tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi warga yang berpuasa, tetapi juga diberikan kepada siapa saja yang melintas di depan Polsek Aesesa sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian.

Kegiatan berlangsung lancar dan disambut antusias oleh warga sekitar, terutama yang melintas. Kegiatan pembagian ratusan paket takjil pun disambut antusias warga sekitar, tak sedikit dari warga yang menerima paket takjil mengaku senang sore itu.

Saat menerima takjil pantauan media ini warga merasa senang, terima kasih dari masyarakat mewarnai kegiatan berbagi sore itu.

Jurnalis : Yosafat Robertus Dhae
Editor : Redaksi

Halal Bi Halal di Dulolong-Alor Jadi Upaya Rekatkan Persaudaraan

ALOR, BAJOPOS.COM – Kegiatan Halal Bi Halal yang digagas Pemuda Dulolong, Desa Dulolong, Kabupaten Alor, menjadi salah satu upaya mempererat kembali hubungan persaudaraan masyarakat setelah munculnya sejumlah perseteruan antar kelompok dan tawuran remaja di daerah tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Inisiatif yang digerakkan oleh pemuda yang tergabung dalam komunitas suporter Ultras Roda FC ini lahir dari keprihatinan terhadap kondisi sosial yang dinilai berpotensi memicu perpecahan di tengah masyarakat.

Para pemuda Dulolong menilai, konflik dan gesekan yang sempat terjadi antar kelompok masyarakat tidak hanya melibatkan generasi muda, tetapi juga berdampak pada hubungan sosial di beberapa wilayah di Kabupaten Alor. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu stabilitas kehidupan masyarakat jika tidak disikapi dengan langkah-langkah persatuan.

Karena itu, momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah dipandang sebagai waktu yang tepat untuk mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana silaturahmi dan saling memaafkan.

“Halal Bi Halal ini kami gagas sebagai ruang mempertemukan kembali keluarga besar dan masyarakat yang mungkin sempat mengalami gesekan, agar hubungan persaudaraan dapat kembali terjalin dengan baik,” ujar perwakilan Pemuda Dulolong.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026 di Desa Dulolong tersebut awalnya dirancang sebagai pertemuan keluarga besar Dulolong dan Mataru.

Namun, setelah mendapat berbagai masukan dari tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para senior dan pemuda setempat, panitia akhirnya memperluas lingkup kegiatan.

Selain keluarga besar dari kedua wilayah tersebut, panitia juga berencana mengundang sejumlah klub sepak bola yang pernah terlibat dalam Turnamen Bupati Cup dan Gerindra Cup 2025. Bahkan, tidak menutup kemungkinan perwakilan dari beberapa kampung atau komunitas yang sebelumnya sempat terlibat konflik juga akan diundang.

Panitia berharap pertemuan tersebut dapat menjadi ruang dialog dan rekonsiliasi sosial yang memperkuat kembali nilai persaudaraan di tengah masyarakat Alor.

Dalam rangka memastikan kelancaran kegiatan, perwakilan Pemuda Dulolong juga telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan aparat keamanan.

Pada Rabu (11/3/2026), panitia mendatangi ruang kerja Kapolres Alor untuk memohon dukungan serta membangun sinergi demi terselenggaranya kegiatan secara aman dan tertib.

Selain itu, komunikasi juga telah dilakukan dengan Bupati Alor, Ketua DPRD Kabupaten Alor, serta beberapa anggota DPRD lainnya sebagai bentuk dukungan bersama terhadap upaya menjaga persatuan masyarakat.

Meski menyadari tidak memiliki kewenangan formal dalam meredam konflik sosial, para pemuda Dulolong berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh bahwa masyarakat, khususnya generasi muda, dapat mengambil peran aktif dalam menjaga kedamaian.

Melalui kegiatan Halal Bi Halal ini, panitia mengajak seluruh masyarakat Alor untuk kembali memperkuat semangat kebersamaan, meninggalkan konflik, dan membangun kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman.

Jurnalis : Nursan
Editor : Redaksi

Pemuda Dulolong-Alor Inisiasi Halal Bi Halal Pasca Idul Fitri, Libatkan Komunitas Sepak Bola

ALOR, BAJOPOS.COM – Pemuda Desa Dulolong yang tergabung dalam komunitas suporter Ultras Roda FC menggagas kegiatan Halal Bihalal pasca Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai upaya mempererat persatuan masyarakat di Kabupaten Alor.

Kegiatan tersebut merupakan inisiatif murni dari para pemuda Dulolong yang melihat besarnya peran sepak bola dalam menyatukan masyarakat tanpa memandang perbedaan suku maupun agama.

Selama ini, klub Roda FC dikenal sebagai salah satu pionir gerakan persatuan melalui olahraga sepak bola di Alor. Hal itu terlihat dalam berbagai turnamen besar, seperti Bupati Cup dan Gerindra Cup tahun 2025, yang mampu mempertemukan berbagai komunitas dan mempererat hubungan antarmasyarakat.

Salah satu contoh nyata dari dampak positif tersebut adalah terjalinnya hubungan kekeluargaan yang semakin erat antara masyarakat Dulolong dan Mataru, termasuk berbagai rumpun keluarga yang memiliki keterkaitan dengan kedua wilayah tersebut.

Namun di tengah dampak positif olahraga tersebut, para pemuda Dulolong juga mencermati munculnya gejolak sosial berupa tawuran antar remaja di sejumlah wilayah di Kabupaten Alor dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dinilai berpotensi merusak nilai persatuan serta mengganggu stabilitas kehidupan masyarakat.

Karena itu, melalui momentum Idul Fitri tahun ini, para pemuda Dulolong berinisiatif menyelenggarakan kegiatan Halal Bi Halal sebagai wadah silaturahmi yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat.

“Kegiatan ini kami gagas sebagai ruang untuk memperkuat kembali hubungan kekeluargaan, sekaligus menjadi tempat saling mengenal bagi generasi muda agar tetap menjaga persaudaraan,” ungkap perwakilan Pemuda Dulolong.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi sarana “mengisi ulang” semangat persatuan dan kasih sayang antar masyarakat, khususnya bagi generasi muda di Alor.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia juga telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk jajaran kepolisian.

Pada Rabu (11/3/2026), perwakilan Pemuda Dulolong bertemu Kapolres Alor di ruang kerjanya untuk memohon dukungan serta membangun sinergi demi suksesnya kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026 di Desa Dulolong.

Selain itu, panitia juga telah melakukan komunikasi dengan sejumlah pemangku kepentingan di daerah, seperti Bupati Alor, Ketua DPRD Kabupaten Alor, serta beberapa anggota DPRD lainnya.

Pada awalnya, kegiatan Halal Bihalal tersebut hanya direncanakan untuk mempertemukan keluarga besar Dulolong dan Mataru. Namun setelah mendapat masukan dari para tokoh masyarakat, tokoh agama, para senior, serta pemuda setempat, panitia akhirnya memperluas undangan.

Panitia berencana mengundang sejumlah klub sepak bola yang pernah terlibat dalam turnamen Bupati Cup dan Gerindra Cup. Tidak menutup kemungkinan, perwakilan dari beberapa kampung atau komunitas yang sempat terlibat konflik juga akan diundang sebagai bagian dari upaya mempererat kembali hubungan persaudaraan.

Para pemuda Dulolong menyadari bahwa mereka tidak memiliki kewenangan formal untuk meredam konflik yang terjadi. Namun melalui kegiatan ini, mereka ingin menunjukkan sikap aktif dalam mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk kembali memperkuat persatuan dan hidup berdampingan secara damai.

“Kami berharap momentum silaturahmi ini bisa menjadi pengingat bahwa persaudaraan jauh lebih penting daripada konflik,” ujar panitia.

Jurnalis : Nursan

Editor : Redaksi

Ketua MUI Sikka Ingatkan Nilai Empati di Bulan Ramadhan Saat Buka Puasa Bersama BRI Maumere

SIKKA, BAJOPOS.COM – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sikka, Muhammad Iksan Wahab, mengingatkan pentingnya membangun empati, solidaritas, dan kasih sayang antar sesama dalam momentum bulan suci Ramadhan.

Pesan tersebut ia sampaikan saat memberikan tausiah pada kegiatan buka puasa bersama yang digelar Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office Maumere bersama pekerja dan Ikatan Wanita Bank Rakyat Indonesia (IWABRI), Rabu (11/3/2026).

Menurut Iksan Wahab, Ramadhan bukan sekadar menjalankan ibadah puasa, tetapi juga menjadi kesempatan bagi setiap orang untuk memperbaiki diri dan memperkuat hubungan sosial dengan sesama manusia.

“Tuhan Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan Maha Pengampun. Ia selalu menerima hamba-Nya yang ingin memperbaiki diri. Karena itu, penting bagi kita untuk menjaga hubungan baik dengan sesama,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa perselisihan antarindividu dapat menjauhkan seseorang dari rahmat Tuhan. Oleh sebab itu, setiap orang dianjurkan untuk selalu berprasangka baik serta menumbuhkan empati dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan kerja.

Iksan Wahab juga mengajak seluruh karyawan di lingkungan BRI Cabang Maumere untuk menjadikan ibadah sebagai sarana membangun kesadaran batin, bukan sekadar menjalankan kewajiban.

“Puasa mengajarkan nilai pengendalian diri. Seseorang menahan lapar dan dahaga selama satu hari penuh sebagai bentuk latihan spiritual sekaligus kedisiplinan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kedisiplinan dalam ibadah, seperti menjaga waktu berbuka puasa, menjalankan puasa, serta melaksanakan sholat tepat waktu, dapat membentuk karakter yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

Di akhir tausiahnya, ia mengingatkan pentingnya sikap bersyukur dan menahan amarah selama menjalani ibadah puasa. Menurutnya, kemarahan dapat menghilangkan nilai kesabaran yang selama ini dilatih melalui ibadah di bulan Ramadhan.

Kepala BRI Cabang Maumere, I Nyoman Slamet Destrawan memberikan sambutan saat acara buka puasa bersama Pekerja dan IWABRI, Rabu, 11 Maret 2026.

Sementara itu, Kepala BRI Cabang Maumere, I Nyoman Slamet Destrawan, mengatakan kegiatan buka puasa bersama menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan di lingkungan kerja.

Ia menilai bulan Ramadhan mengajarkan setiap orang untuk meningkatkan pengendalian diri sekaligus memperkuat sikap toleransi antar umat beragama.

“Saya melihat tingkat toleransi di NTT tidak jauh berbeda dengan di tempat asal saya di Bali. Sama-sama saling menghargai meskipun memiliki latar belakang agama yang berbeda,” ujarnya.

Moment kebersamaan saat acara buka puasa bersama Pekerja dan IWABRI.

Menurut Destrawan, semangat saling menghargai tersebut diharapkan terus terjaga di lingkungan kerja BRI Cabang Maumere sehingga tercipta suasana kerja yang harmonis dan solid.

Kegiatan buka puasa bersama itu berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan serta diharapkan semakin memperkuat kekompakan tim sekaligus mempererat tali persaudaraan di antara seluruh karyawan.(Mm)

KM Tanjung Harapan 3 Tenggelam di Selat Larantuka, Dua Kru Berhasil Dievakuasi

FLORES TIMUR, Bajopos.com – Sebuah kapal motor penyeberangan KM Tanjung Harapan 3 dilaporkan tenggelam di perairan Selat Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pada Senin (9/3/2026) pagi.

Insiden tersebut bermula setelah kapal dihantam gelombang besar saat berlayar meninggalkan Dermaga Pelni Larantuka. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.45 Wita, ketika cuaca di perairan Larantuka dilaporkan memburuk disertai angin kencang dan gelombang tinggi.

Berdasarkan laporan personel Marnit Polairud Flores Timur yang diterima Bajopos.com, kapal dengan ukuran GT 34 itu sebelumnya tengah sandar di Dermaga Pelni Larantuka.

Sekitar pukul 08.10 Wita, angin kencang dan gelombang besar mulai menghantam kawasan dermaga sehingga sejumlah kapal penyeberangan yang sedang sandar berupaya mencari tempat perlindungan.

Dilaporkan, KM Tanjung Harapan 3 kemudian meninggalkan dermaga dan berlayar menuju Pelabuhan Tobilota di Pulau Adonara. Saat kejadian, kapal tersebut belum sempat mengangkut penumpang dan hanya membawa dua unit sepeda motor milik kru kapal.

Namun sekitar pukul 08.45 Wita, kapal tersebut dihantam gelombang besar yang menyebabkan air masuk ke dalam dek kapal hingga akhirnya tenggelam.

Kejadian itu sempat terlihat oleh kru KP Pulau Timor 3016 yang sedang berada di perairan sekitar lokasi. Melalui pengamatan menggunakan teropong dari atas kapal patroli tersebut, kru melihat kondisi darurat yang dialami KM Tanjung Harapan 3.

Ditpolairud Marnit Flotim melakukan evakuasi terhadap korban tenggelamnya KM Tanjung Harapan 3 ke Dermaga Tabilota, Larantuka. 

Personel Dit Polairud Polda NTT melalui Marnit Flores Timur kemudian bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR).

Dalam operasi tersebut, personel Polairud berhasil menyelamatkan dua orang kru kapal yang berada di atas kapal saat kejadian. Keduanya kemudian dievakuasi dalam keadaan selamat dan dibawa ke Dermaga Tobilota, Larantuka, tepatnya di Kantor Syahbandar setempat.

Adapun identitas kru kapal tersebut yakni Kornelis Kopong (54) yang merupakan nahkoda kapal, warga Kelurahan Pante Besar, Flores Timur.

Sementara itu Eman Hayon (24) merupakan anak buah kapal (ABK) yang berasal dari Desa Tobilota, Kecamatan Wotan Ulumado, Flores Timur.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena kapal belum sempat mengangkut penumpang saat kejadian.

Operasi evakuasi melibatkan sejumlah unsur kapal patroli dari Direktorat Polisi Air dan Udara (Dit Polairud) Polda NTT, di antaranya KP Pulau Timor 3016, KP Pulau Ndana 3004, KP Pulau Batek 3003, dan KP 2004.

Kegiatan pengamanan dan pemantauan operasi tersebut berada dalam lingkup kerja Dit Polairud Polda NTT yang dipimpin Direktur Polairud Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution, S.I.K., M.H.

Sementara itu, di lapangan proses pemantauan dan evakuasi turut didukung personel KP Pulau Timor 3016 yang dikomandoi Bripka Safrudin S. Marweki bersama kru lainnya.

Dalam proses penyelamatan, petugas menggunakan Ship Tender 01 milik KP Pulau Timor 3016 serta kapal patroli KP Pulau Ndana 3004.

Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp250 juta. Pihak Polairud hingga kini masih melakukan pendataan serta penyusunan laporan resmi terkait peristiwa tenggelamnya kapal penyeberangan tersebut.

Jurnalis : Faidin
Sumber : Dit Polairud Marnit Flotim

DISARPUS Sikka Percepat Transformasi Digital, Mahasiswa UNIPA Indonesia Kembangkan Website Resmi

SIKKA, BAJOPOS.COM – Upaya transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sikka terus bergerak. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka (DISARPUS) segera meluncurkan website resmi sebagai pusat dokumentasi, publikasi program, serta layanan informasi bagi masyarakat.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, menjelaskan pengembangan platform digital tersebut mendapat dukungan dari dua mahasiswa magang Universitas Nusa Nipa Indonesia (UNIPA) Indonesia, yakni Gery dan Ningsi dari Program Studi Ilmu Komunikasi.

Dalam rilis yang diterima media di Maumere, Kamis (19/02/2026), Very menyebut kehadiran website ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat komunikasi publik yang informatif, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

“Kami bersyukur dan sungguh berterima kasih kepada adik Gery dan Ningsi dari Program Studi Ilmu Komunikasi UNIPA Indonesia. Kehadiran mereka terasa sangat tepat, di saat kami membutuhkan platform digital yang representatif, sementara kondisi anggaran sedang mengalami efisiensi,” ujarnya.

Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak menjadi hambatan bagi DISARPUS Sikka untuk terus berinovasi. Kolaborasi dengan mahasiswa magang dinilai sebagai solusi kreatif dalam menghadirkan layanan berbasis digital tanpa membebani keuangan daerah.

Selama masa magang, kedua mahasiswa tersebut terlibat aktif dalam perancangan konten website, penyusunan struktur informasi, hingga pengembangan konsep komunikasi digital yang ramah dan mudah dipahami publik. Sinergi ini menjadi contoh konkret kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan digitalisasi layanan.

Very menambahkan, website resmi DISARPUS nantinya memuat informasi layanan perpustakaan, kegiatan literasi, pengelolaan arsip, hingga program-program yang sedang dan akan dijalankan.

“Website ini akan memudahkan masyarakat mengakses berbagai informasi secara cepat dan efisien,” katanya.

Bagi mahasiswa, program magang tersebut tidak sekadar menjadi kewajiban akademik, tetapi juga ruang implementasi ilmu komunikasi dan teknologi informasi dalam dunia kerja nyata. DISARPUS Sikka pun menyampaikan apresiasi kepada Program Studi Ilmu Komunikasi dan seluruh civitas akademika UNIPA Indonesia atas kemitraan yang terjalin.

“Terima kasih Gery dan Ningsi. Terima kasih Program Studi Ilmu Komunikasi dan civitas akademika UNIPA Indonesia. Teruslah berkarya, belajar, dan berani berinovasi. Karya kecil hari ini adalah fondasi besar bagi literasi dan digitalisasi Kabupaten Sikka di masa depan,” tutupnya.(Redaksi) 

DISARPUS Sikka Gandeng PT Gramedia Maumere, Gelar Lomba Literasi Mingguan untuk Pelajar

SIKKA, BAJOPOS.COM – Upaya memperkuat budaya baca dan menggelorakan semangat literasi serta sains di kalangan pelajar terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Sikka. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka (DISARPUS) Kabupaten Sikka bekerja sama dengan PT Gramedia Maumere akan menggelar berbagai lomba literasi yang dilaksanakan secara rutin setiap satu minggu sekali.

Kolaborasi tersebut disampaikan Kepala DISARPUS Kabupaten Sikka, Very Awales, kepada media di Maumere usai rapat koordinasi bersama Pimpinan PT Gramedia Maumere, Tony Albertus, yang berlangsung di ruang kerja Kadis DISARPUS Sikka, Jalan El Tari Maumere, Rabu (18/02/2026).

Menurut Very Awales, kerja sama ini merupakan bagian dari penguatan program Wisata Literasi dan Sains yang selama ini dijalankan DISARPUS Sikka. Dalam paket wisata tersebut, para pelajar akan diajak mengunjungi Gramedia Maumere sebagai pusat literasi dan distribusi buku, kemudian melanjutkan kunjungan ke sejumlah lokasi edukatif, dan berakhir di Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Sikka.

“Di DISARPUS Sikka, para pelajar tidak hanya berkunjung dan membaca, tetapi juga akan mengikuti berbagai lomba literasi yang kami selenggarakan secara rutin. Mata lomba yang disiapkan antara lain lomba mewarnai, lomba baca puisi, lomba bercerita, lomba menulis, serta lomba kreatif literasi lainnya yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan peserta,” jelasnya.

Ia menegaskan, kegiatan lomba tersebut dirancang sebagai ruang ekspresi dan aktualisasi kreativitas pelajar. Selain itu, kegiatan ini menjadi strategi membangun minat baca, memperkuat kemampuan literasi dasar, serta menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan sejak usia dini.

Sementara itu, Tony Albertus menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif DISARPUS Sikka. Ia mengapresiasi komitmen Kepala Dinas bersama seluruh jajaran dalam mengembangkan gerakan literasi dan sains di Kabupaten Sikka.

“Kami sangat mendukung langkah DISARPUS Sikka dalam menyalakan api literasi di kalangan pelajar. Gramedia siap berkolaborasi melalui penyediaan buku, ruang literasi, serta program-program edukatif lainnya untuk mendukung generasi muda Sikka yang gemar membaca dan berpikir kritis,” ungkap Tony.

Program lomba mingguan ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi pelajar, tetapi juga membangun ekosistem literasi yang kuat melalui sinergi pemerintah, dunia usaha, sekolah, dan masyarakat di Kabupaten Sikka.(Redaksi)

Alumni PMII Alor Resmi Bentuk IKA PMII di Muscab Perdana

ALOR, BAJOPOS.COM – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Alor resmi terbentuk melalui pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) I yang digelar pada Minggu (15/02/2026). Forum perdana ini menjadi langkah awal konsolidasi alumni PMII lintas generasi di Kabupaten Alor sekaligus penegasan eksistensi wadah alumni di tingkat daerah.

Muscab I tersebut dihadiri jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Alor beserta sejumlah badan otonom, antara lain Fatayat NU, Muslimat NU, Gerakan Pemuda Ansor, Persatuan Guru Nahdlatul Ulama, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, serta Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama Kabupaten Alor. Kehadiran unsur NU dan badan otonom tersebut menunjukkan dukungan terhadap pembentukan IKA PMII sebagai bagian dari kekuatan sosial-keagamaan di daerah.

Selain menjadi forum pengambilan keputusan organisasi, Muscab juga dimanfaatkan sebagai ruang silaturahmi dan konsolidasi awal antaralumni PMII. Proses persidangan berlangsung tertib dengan mengedepankan prinsip musyawarah mufakat.

Dalam sidang pleno, Sahabat Abdul Saka terpilih sebagai Formatur Ketua IKA PMII Kabupaten Alor. Pemilihan dilakukan secara aklamasi berdasarkan kesepakatan bersama peserta Muscab.

Jalannya persidangan dipimpin oleh presidium yang terdiri atas Muhammad Fajrian Jong, S.Psi., sebagai ketua presidium, Nasrullah Puas, M.Pd., sebagai sekretaris, serta Irwansyah, S.Pd., sebagai anggota. Forum tersebut juga menghasilkan sejumlah keputusan strategis terkait arah dan struktur awal organisasi.

Dalam sambutan perdananya, Abdul Saka menegaskan bahwa amanah yang diembannya merupakan tanggung jawab kolektif seluruh alumni. “Terpilihnya saya sebagai formatur ketua bukan keberhasilan pribadi, melainkan tanggung jawab kita bersama untuk membesarkan dan menghidupkan IKA PMII di Kabupaten Alor,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembentukan IKA PMII bukan sekadar melengkapi struktur organisasi, melainkan menjadi titik tolak membangun kinerja nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat. Ia juga mengharapkan pembinaan, kritik, dan saran dari para sesepuh serta seluruh alumni agar organisasi berjalan sesuai nilai-nilai PMII.

Muscab I mengusung tema “Konsolidasi Alumni PMII Alor Memperkuat Solidaritas dan Peran Strategis Alumni di Kabupaten Alor.” Tema tersebut menegaskan komitmen alumni untuk berperan aktif dalam menjawab berbagai persoalan sosial, keumatan, dan kebangsaan di tingkat lokal.

Dengan terselenggaranya Muscab perdana ini, IKA PMII Kabupaten Alor diharapkan menjadi wadah pemersatu alumni sekaligus mitra strategis dalam pembangunan daerah. Forum tersebut menjadi fondasi awal penguatan peran alumni PMII di Kabupaten Alor ke depan.

Penulis : Nursan
Editor : Faidin

Tak Muncul ke Permukaan, Nelayan Pemanah Ikan Berakhir Duka di Perairan Wuring

SIKKA, BAJOPOS.COM – Aktivitas memanah ikan yang biasa dilakukan nelayan pesisir berubah menjadi duka. Setelah sempat hilang selama hampir sehari, Mateus Rohi (42), warga Lorong Ayam, Kilo Dua, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh Tim SAR Gabungan di Perairan Wuring, Maumere, Rabu (18/2/2026) pagi.

Peristiwa bermula pada Selasa (17/2/2026) dini hari. Berdasarkan keterangan pelapor, korban berangkat memanah ikan bersama dua rekannya sekitar pukul 03.00 Wita. Ketiganya menuju Perairan Wuring yang dikenal sebagai salah satu lokasi favorit aktivitas memanah ikan di Maumere.

Sekitar pukul 06.00 Wita, dua rekan korban telah menyelesaikan aktivitas dan naik ke daratan. Namun, Mateus tak kunjung muncul ke permukaan. Keduanya sempat melakukan pencarian awal di sekitar lokasi, tetapi tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Keluarga yang mendapat kabar tersebut langsung melakukan pencarian mandiri. Upaya itu belum membuahkan hasil hingga akhirnya kejadian dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere untuk dilakukan operasi SAR resmi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman selaku SAR Mission Coordinator (SMC), menjelaskan bahwa begitu menerima laporan, Tim SAR Gabungan langsung dikerahkan pada hari pertama.

“Sejak informasi diterima, kami langsung melaksanakan operasi SAR. Pencarian hari kedua melibatkan RIB Kantor SAR Maumere, Searider Ditpolairud Polda NTT, rubber boat, serta peralatan selam,” ujarnya.

Memasuki hari kedua pencarian, Rabu (18/2/2026), tim melakukan penyisiran intensif di sekitar lokasi kejadian. Upaya tersebut membuahkan hasil pada pukul 07.10 Wita. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada jarak sekitar 0,59 nautical mile dari titik awal diduga tenggelam, tepatnya di koordinat 08°35’4.97″S – 122°12’0.23″E.

Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa menuju RSUD TC Hillers Maumere untuk penanganan lebih lanjut.(Faidin)