Tim Buser Polres Sikka Ringkus Dua Orang Terkait Kematian Siswa SMP di Lokasi Berbeda
SIKKA, Bajopos.com – Tim Buru Sergap (Buser) Polres Sikka bergerak cepat mengamankan dua orang yang diduga terkait kasus kematian S.T.N, siswa SMP MBC Ohe yang ditemukan meninggal dunia di Kali Watuwogat, Desa Rubit.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarga sejak Jumat (20/2/2026). Setelah dilakukan pencarian selama empat hari, jasad korban ditemukan warga di aliran sungai tersebut pada Senin (23/2/2026) siang.
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan koordinasi dengan tim medis RSUD Tc. Hillers Maumere, korban diduga kuat mengalami penganiayaan berat sebelum meninggal dunia.
“Dugaan awalnya seperti itu (dibunuh,red). Kami terus mendalami bukti-bukti di lapangan,” ujar Kaur Bin Ops Reserse Kriminal Polres Sikka, IPTU I Nyoman Ariasa, dalam konferensi pers, Selasa (24/2/2026).
Diringkus di Dua Lokasi
Dilansir dari Tajukntt.id bahwa dalam pengembangan penyelidikan, Tim Buser Polres Sikka mengamankan SG (40) di wilayah Nebe pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 09.00 WITA. Sementara FGR yang diperkirakan berusia 16 tahun diamankan di rumah keluarganya di Kampung Wolotopo, Kabupaten Ende, pada Selasa siang.
Kepala Desa Rubit, Polikarpus Heret, membenarkan bahwa keduanya merupakan warga Kampung Woloklereng, Desa Rubit. FGR diketahui merupakan siswa kelas IX SMP MBC Ohe atau kakak kelas korban.
“Saat ini keduanya sudah dibawa ke Mapolres Sikka untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Polikarpus saat ditemui di Polsek Kewapante, Rabu (25/2/2026) sore.
Kasie Humas Polres Sikka, IPDA Leonardus Tunga, mengatakan pihaknya telah mengamankan SG yang diduga mengetahui kasus tersebut dan masih menjalani pemeriksaan.
“Yang bersangkutan masih diperiksa tetapi faktanya kita sudah mengamankan satu orang yang mengetahui kasus tersebut,” ujarnya pada Selasa (24/2).
Terkait detail penanganan terhadap FGR, IPDA Leonardus Tunga menyebut pihaknya masih melakukan koordinasi internal dan belum ada keterangan tambahan dari Kasat Reskrim.
Saat ini, kedua terduga telah diamankan di Mapolres Sikka untuk proses penyelidikan lebih lanjut.(Fn)

