Kam. Sep 24th, 2026

hubungan bilateral

Trump Soroti Peran Strategis Indonesia, Puji Kepemimpinan Prabowo di Forum Internasional

WASHINGTON DC, BAJOPOS.COM – Posisi Indonesia dalam percaturan global kembali mendapat sorotan pada pertemuan perdana Board of Peace yang digelar di markas United States Institute of Peace, Rabu (19/2/2026). Dalam forum tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka melontarkan pujian kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Dalam suasana resmi di Washington, D.C., Trump menilai Prabowo sebagai pemimpin yang kuat dan disegani di kancah internasional. Ia menyebut Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo menunjukkan peran yang semakin diperhitungkan dalam berbagai isu global, khususnya terkait perdamaian.

Menurut Trump, Indonesia kini bukan sekadar negara dengan jumlah penduduk besar, tetapi telah berkembang menjadi kekuatan yang mendapatkan penghormatan luas dari komunitas internasional. Ia juga menyampaikan apresiasi atas langkah dan kebijakan yang dinilai mampu membaca dinamika geopolitik dunia secara tepat.

Pernyataan tersebut sontak menarik perhatian peserta forum internasional yang dihadiri sejumlah pemimpin dan tokoh dunia. Apresiasi terbuka dari Presiden Amerika Serikat itu dinilai sebagai sinyal pengakuan atas meningkatnya posisi tawar Indonesia di panggung global.

Trump turut menegaskan bahwa Indonesia melakukan pekerjaan luar biasa dalam berbagai inisiatif internasional dan menjadi negara yang suaranya diperhitungkan dalam upaya menjaga stabilitas serta perdamaian dunia.

Momentum ini sekaligus mempertegas hubungan strategis antara Indonesia dan Amerika Serikat, serta mencerminkan semakin kuatnya peran Indonesia sebagai mitra penting dalam percaturan geopolitik internasional.(Redaksi)

AS–Indonesia Resmi Teken Perjanjian Dagang Timbal Balik, Era Baru Kemitraan Ekonomi Dimulai

WASHINGTON DC, BAJOPOS.COM – Pemerintah Amerika Serikat dan Indonesia resmi memasuki babak baru hubungan ekonomi setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengesahkan Perjanjian Perdagangan Timbal Balik di Washington, D.C., Kamis (19/2/2026).

Penandatanganan kesepakatan strategis tersebut menandai penguatan kerja sama bilateral yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan nilai perdagangan, tetapi juga pada pembangunan fondasi ekonomi yang dinilai lebih aman dan berkelanjutan bagi kedua negara.

Dalam pertemuan itu, kedua kepala negara menyampaikan komitmen untuk menjalankan seluruh butir perjanjian secara konsisten. Mereka juga mengapresiasi kinerja tim teknis dari masing-masing negara yang dinilai mampu merampungkan proses negosiasi dalam waktu relatif cepat.

Perjanjian ini diproyeksikan membuka ruang baru bagi arus investasi, memperluas akses pasar, serta menciptakan peluang ekonomi yang lebih besar bagi pelaku usaha di kedua negara. Selain itu, kesepakatan tersebut juga diharapkan memberi kontribusi terhadap stabilitas ekonomi global di tengah dinamika perdagangan internasional.

Sebagai tindak lanjut, Trump dan Prabowo telah menginstruksikan jajaran menteri dan pejabat terkait untuk segera menyusun langkah implementasi. Arah kebijakan ini diyakini menjadi pijakan awal bagi fase kemitraan strategis yang lebih erat antara Amerika Serikat dan Indonesia.

Dengan pengesahan perjanjian ini, kedua negara menegaskan kesiapan mereka untuk memperkuat posisi dalam percaturan ekonomi global sekaligus membangun hubungan dagang yang saling menguntungkan dalam jangka panjang.(Redaksi