Rab. Sep 23rd, 2026

BM PAN

Edi Oloan Pasaribu: PAN Bangun Relawan sebagai Mitra Strategis, Perluas Manfaat Program hingga Pelosok Berau

BERAU, Bajopos.com | Partai Amanat Nasional (PAN) terus memperkuat kedekatannya dengan masyarakat melalui pembentukan relawan yang diposisikan sebagai mitra strategis dalam mendistribusikan berbagai program kepada masyarakat hingga ke pelosok daerah.

Hal tersebut disampaikan Edi Oloan Pasaribu, S.T., M.M., dalam kegiatan PAN yang berlangsung di Hotel Cantika, Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Minggu (30/8/2026).

Edi mengatakan, pembentukan relawan bukan semata-mata untuk menghadapi Pemilu 2029. Menurutnya, relawan dibangun sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus memastikan berbagai program dapat tersampaikan secara tepat sasaran.

“Spirit yang kami bangun adalah membangun relawan sebagai mitra strategis dalam mendistribusikan program-program yang melekat kepada saya sebagai anggota DPR RI,” ujar Edi.

Ia menjelaskan, salah satu program yang menjadi perhatiannya adalah Program Indonesia Pintar (PIP). Dengan jumlah penerima yang mencapai ratusan ribu, dibutuhkan sumber daya manusia yang mampu membantu memastikan program tersebut dapat menjangkau masyarakat hingga ke pelosok.

Menurut Edi, tantangan utama dalam pelaksanaan program pemerintah bukan hanya bagaimana program tersebut tersedia, tetapi bagaimana manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

“Isu yang paling utama adalah pemerataan, makanya keadilan. Kalau kita ingin sampai ke pelosok-pelosok, kampung-kampung yang tidak tersentuh selama ini, kita membutuhkan relawan,” katanya.

Edi menegaskan, keberadaan relawan juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan atau trust masyarakat terhadap PAN. Ia ingin politik tidak hanya hadir pada saat momentum pemilu, tetapi mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.

“Relawan ini tidak hanya berbicara tentang persiapan 2029. Kami membangun trust, kepercayaan dulu. Bagaimana politik itu membantu rakyat dan memberikan dampak yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap, kerja nyata tersebut dapat membuat masyarakat melihat bahwa PAN hadir dan benar-benar menyentuh kebutuhan mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Edi juga menyampaikan komitmennya untuk menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yang hadir, khususnya dari kalangan relawan. Komitmen tersebut menurutnya merupakan bagian dari perhatian terhadap sektor pendidikan.

Edi menilai pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan. Selain pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan, perluasan akses pendidikan dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Saya tidak hanya janji-janji. Dalam tahun berjalan ini kami akan memberikan beasiswa sampai ratusan ribu penerima,” tegasnya.

Kabupaten Berau disebut menjadi kabupaten terakhir dari rangkaian kunjungan ke 10 kabupaten/kota. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan program agar dapat dirasakan masyarakat di daerah.

Edi juga menekankan bahwa berbagai program yang dijalankan tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial. Menurutnya, program harus tepat sasaran, memberikan manfaat nyata, serta memiliki keberlanjutan.

“Program ini harus tepat sasaran dan betul-betul bermanfaat. Perjuangan mereka yang menerima juga akan berkelanjutan, setiap tahun, bahkan sampai anaknya kuliah,” pungkas Edi.

Reporter : Andhy

Ketua BM PAN Berau Dukung Program Berkelanjutan untuk Masyarakat dan Ajak Warga Cegah Karhutla

BERAU — Ketua BM PAN Berau menyatakan dukungannya terhadap berbagai program yang dinilai memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya bagi generasi muda di Kabupaten Berau.

Menurutnya, program yang berkaitan dengan pemberdayaan dan beasiswa bagi anak-anak memiliki manfaat jangka panjang sehingga layak untuk terus didorong dan dikembangkan.

“Programnya sangat bagus sekali, kita sangat apresiasi. Kita juga mungkin akan mengadopsi program seperti ini untuk BM PAN Berau karena sangat bermanfaat untuk anak-anak kita ke depannya,” ujarnya.

Ia menilai program berkelanjutan, terutama yang memberikan akses beasiswa bagi anak-anak, dapat menjadi salah satu bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Berau.

“Untuk di Berau, BM PAN pasti selalu support dan selalu mendorong. Yang penting bermanfaat untuk masyarakat Berau pada umumnya,” katanya.

Soroti Karhutla

Selain persoalan pemberdayaan masyarakat, Ketua BM PAN Berau juga menyoroti kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Berau.

Ia mengimbau masyarakat agar mengutamakan keselamatan dan kesehatan, terutama di tengah kondisi bencana dan kualitas udara yang dapat terdampak oleh asap.

“Masyarakat Berau selalu safety health. Ini namanya juga bencana. Jaga kesehatan, utamakan memakai masker, apalagi untuk aktivitas keluar rumah,” pesannya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu maupun memperluas kebakaran.

Menurutnya, upaya pencegahan harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar.

“Kalau tidak ada kontribusi, lebih baik kita mencegah. Jangan sampai menyebabkan yang lebih luas lagi bencananya. Kita mulai dari diri kita sendiri dulu,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat dapat bersama-sama mengambil langkah sederhana untuk mencegah terjadinya kebakaran, termasuk menghindari aktivitas bakar-membakar dan menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal.

“Kalau tidak bisa berkontribusi, setidaknya kita mencegah hal-hal yang lebih kecil di sekitar rumah atau lingkungan kita,” pungkasnya.

Reporter : Andhy