Kam. Sep 24th, 2026

UNIMOF

Gempa M7,7 Guncang Flores, Warga Unimof Tunda Seluruh Kegiatan dan Siapkan Respons Kemanusiaan

Maumere, Bajopos.com | Universitas Muhammadiyah Maumere (Unimof) mengambil langkah cepat menyikapi gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026) dini hari.

Deputi Universitas Muhammadiyah Maumere (Unimof), Dr. Daniel Fernandes, mengimbau seluruh keluarga besar kampus, mulai dari dosen, tenaga kependidikan (tendik), mahasiswa, hingga seluruh civitas akademika, untuk tetap tenang sekaligus meningkatkan kewaspadaan.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul gempa kuat yang pusatnya berada di wilayah laut sekitar Kabupaten Nagekeo dan dirasakan di sejumlah daerah di Pulau Flores.

“Terutama kepada keluarga besar civitas akademika Unimof, para dosen, tenaga pendidik, civitas akademika dan semuanya, karena tadi pagi terjadi gempa bumi di bagian utara Flores. Informasinya pusat gempa berada di Mbay, Kabupaten Nagekeo,” ujar Daniel.

Sebagai bentuk kehati-hatian, seluruh kegiatan yang telah diagendakan Unimof pada Sabtu (15/8) ditunda sementara.

Termasuk rapat maupun kegiatan kampus lainnya. Sementara untuk agenda peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, pihak Unimof masih akan melihat perkembangan kondisi hingga beberapa hari ke depan.

Menurut Daniel, keputusan tersebut diambil karena gempa yang cukup besar masih menyisakan rasa takut di tengah masyarakat, termasuk keluarga besar Unimof.

“Untuk hari ini yang berkaitan dengan acara-acara dan rapat di Universitas Muhammadiyah Maumere sementara ditunda dulu. Untuk 17 Agustus, kita lihat perkembangan sampai besok,” katanya.

Ia berharap seluruh civitas akademika Unimof maupun masyarakat di sekitar kampus berada dalam kondisi aman dan tidak mengalami dampak serius akibat gempa.

Gedung Kampus Unimof Terdampak

Gempa tersebut juga menyebabkan kerusakan pada salah satu bangunan di lingkungan Unimof.

Bangunan Gedung Amin Rais lantai tiga dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga bagian bangunan roboh. Kondisi tersebut menjadi perhatian pihak kampus dan memperkuat langkah Unimof untuk sementara membatasi aktivitas di lingkungan kampus demi keselamatan seluruh warga universitas.

Di tengah situasi tersebut, Unimof juga terus mengikuti perkembangan kondisi korban dan dampak gempa di wilayah Kabupaten Sikka, khususnya di Pelabuhan Lorena Maumere.

Sejumlah korban yang terdampak di pelabuhan dilaporkan mendapatkan perawatan di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD dr. TC Hillers Maumere.

Tiga korban yang masih dalam penanganan medis antara lain Vinsensius Asten (59), penumpang dari Makassar menuju Kupang, yang terjatuh dari tangga kapal dan masuk ke laut. Korban dilaporkan masih dalam kondisi syok dan mengalami pusing.

Korban kedua, Hasmini, warga Wuring yang datang dari Makassar, juga terjatuh ke laut dan sempat tidak sadarkan diri. Saat mendapat perawatan, korban masih menggunakan oksigen dan belum sepenuhnya sadar.

Sementara Helen Vanianti (21), asal Tanawawo yang datang dari Kalimantan, dilaporkan dalam kondisi syok, pusing dan mual.

Selain korban luka, terdapat pula laporan dua orang meninggal dunia akibat insiden yang terjadi di kawasan pelabuhan.

Korban pertama adalah Maria Diana Meliani (54), warga Jalan Kimang Buleng, Kota Uneng. Ia dilaporkan menjadi korban runtuhan bangunan ketika penumpang turun dari kapal. Maria diketahui hendak melakukan perjalanan menuju Kupang dan berada di terminal keberangkatan.

Korban kedua adalah Bernadus Muda (66), warga Jalan Pelawang-Sangkulirang, penumpang dari Adonara menuju Kalimantan. Ia dilaporkan meninggal dunia akibat serangan jantung ketika berusaha menyelamatkan diri saat gempa terjadi.

Muhammadiyah Aktifkan Respons Kemanusiaan

Tidak hanya mengambil langkah di lingkungan kampus, Unimof juga berada dalam bagian dari jaringan Muhammadiyah yang mulai mengaktifkan respons kemanusiaan terhadap bencana gempa bumi di NTT.

Melalui Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) bersama LAZISMU dalam Program Indonesia Siaga, Muhammadiyah melakukan koordinasi dengan pimpinan Muhammadiyah di wilayah terdampak, BPBD, BNPB, jejaring kebencanaan nasional serta berbagai pihak terkait.

Berdasarkan informasi MDMC-LAZISMU, gempa bumi yang terjadi pada Sabtu (15/8) pukul 04.58.23 WIB memiliki magnitudo 7,7 dengan kedalaman 15 kilometer.

Episenter gempa berada pada koordinat 8,41° LS dan 121,39° BT atau sekitar 30 kilometer arah timur laut Nagekeo, NTT.

Gempa tersebut juga diikuti peringatan tsunami di sejumlah wilayah.

Guncangan gempa tercatat mencapai intensitas VII MMI di Aesesa, Nagekeo, Riung, Ngada dan Kota Mbay. Intensitas VI MMI dirasakan di Wolowae, Kabupaten Nagekeo dan Kota Bajawa, sementara skala V MMI dirasakan di Kota Ende, Borong dan Ruteng.

Dalam respons awal, MDMC Pusat telah mengirimkan dua orang tim asistensi ke NTT.

Muhammadiyah juga mengaktifkan Pos Koordinasi Wilayah (Poskorwil) sementara di Ende yang berlokasi di Klinik PKU Muhammadiyah Ende. Posko tersebut mencakup enam wilayah kerja, yakni Manggarai Timur, Ende, Manggarai Barat, Sikka, Manggarai dan Nagekeo.

Selain itu, Muhammadiyah mempersiapkan Pos Pelayanan pertama di SMK Muhammadiyah Manggarai Timur, menyiapkan logistik darurat melalui tim MDMC-LAZISMU Jawa Timur, serta mulai memberikan pelayanan kesehatan terbatas melalui tim medis Klinik PKU Muhammadiyah Ende.

Tim medis dari PKU Muhammadiyah Bima dan Muhammadiyah Jawa Timur juga tengah dipersiapkan untuk mendukung penanganan dampak gempa.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa respons Muhammadiyah tidak hanya berfokus pada penanganan dampak bencana, tetapi juga memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera diidentifikasi dan ditangani.

Bagi Unimof, situasi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa institusi pendidikan tidak hanya memiliki tanggung jawab akademik, tetapi juga peran sosial dan kemanusiaan ketika masyarakat menghadapi bencana.

Daniel Fernandes berharap kondisi segera kembali normal dan seluruh keluarga besar Unimof serta masyarakat NTT dapat melewati situasi tersebut dengan aman.

“Kita berharap semuanya aman. Tetapi andaikata masyarakat masih merasa ketakutan, kita akan menunda kegiatan sampai waktunya memungkinkan,” pungkasnya.

Reporter : Faidin

PMB Gelombang 2 Unimof Resmi Dibuka, Tawarkan Beragam Program Studi Pilihan

MAUMERE, Bajopos.com | Universitas Muhammadiyah Maumere (Unimof) resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Gelombang 2 Tahun Akademik 2026.

Pembukaan pendaftaran tersebut diumumkan sembari mengajak calon mahasiswa segera mendaftarkan diri.

Untuk diketahui, Unimof menawarkan berbagai program studi dari dua fakultas, yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan serta Fakultas Sains dan Bisnis.

Pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan, program studi yang tersedia meliputi Pendidikan Matematika, Pendidikan Fisika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Kimia, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, serta Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris.

Sementara itu, Fakultas Sains dan Bisnis membuka program studi Informatika, Administrasi Kesehatan, dan Bisnis Digital.

Pendaftaran PMB Gelombang 2 dibuka mulai 1 Mei hingga 30 Juni 2026. Dalam promosi tersebut, pihak kampus juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan segera melakukan pendaftaran.

Selain melalui website resmi [www.unimof.ac.id](http://www.unimof.ac.id), calon mahasiswa juga dapat memperoleh informasi lebih lanjut melalui akun media sosial Instagram @unimof_id dan @mediaunimof, maupun kontak WhatsApp di nomor 0822-2160-1455.

Selain itu, calon mahasiswa bisa mengunjungi Kampus Unimof yang beralamat di Kelurahan Waioti, Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Dalam PMB tersebut turut mendukung program “Kampus Merdeka” serta identitas Diktisaintek Berdampak sebagai bagian dari pengembangan pendidikan tinggi di lingkungan Unimof.

Reporter : Faidin

Universitas Muhammadiyah Maumere Perkuat Daya Saing, Cetak Tenaga Kesehatan Berintegritas dan Profesional

SIKKA, Bajopos.com | Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF) kian menunjukkan keseriusannya menjadi pusat unggulan pengembangan sumber daya manusia di sektor kesehatan.

Melalui Seminar Nasional bertajuk “Penguatan Budaya Kerja Profesional Berbasis Integritas untuk Mewujudkan Pelayanan Prima dan Kepuasan Pasien”, UNIMOF mempertegas posisinya sebagai kampus yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan etika profesi.

Kegiatan yang digelar Selasa (14/4/2026) di Aula Ahmad Dahlan UNIMOF ini menghadirkan mahasiswa, dosen, tenaga kesehatan, hingga praktisi administrasi kesehatan.

Antusiasme peserta mencerminkan tingginya kebutuhan akan penguatan budaya kerja profesional di tengah tantangan layanan kesehatan yang semakin kompleks.

Rektor UNIMOF, Prof. Dr. Gunawan Suryoputro, M.Hum, pada kesempatan itu menegaskan bahwa kualitas layanan kesehatan tidak cukup hanya bertumpu pada keterampilan teknis.

Menurutnya, integritas, etika, dan nilai kemanusiaan justru menjadi pembeda utama dalam menciptakan pelayanan yang benar-benar berdampak.

“Tenaga kesehatan harus mampu memadukan kompetensi dengan nilai moral. Di situlah letak kualitas pelayanan yang sesungguhnya,” tegasnya.

Momentum seminar ini juga semakin strategis dengan capaian Program Studi Administrasi Kesehatan UNIMOF yang baru saja meraih predikat unggul.

Capaian tersebut, kata Rektor, bukan sekadar prestasi administratif, melainkan tanggung jawab besar untuk terus menjaga kualitas dan relevansi lulusan di dunia kerja.

“Predikat unggul adalah hasil kerja bersama. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas itu secara berkelanjutan,” ujarnya.

Tak berhenti pada forum diskusi, UNIMOF juga memperkuat langkah konkret melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Klinik Utama Muhammadiyah Ende.

Kerja sama ini membuka ruang kolaborasi luas, mulai dari praktik lapangan mahasiswa, penelitian bersama, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa UNIMOF tidak berjalan sendiri, melainkan aktif membangun jejaring dengan fasilitas layanan kesehatan guna memastikan lulusannya siap terjun langsung di lapangan.

Seminar menghadirkan narasumber berpengalaman yang mengupas isu dari berbagai perspektif. Ns. Munadi, S.Kep., MARS menekankan pentingnya penguatan SDM sebagai fondasi utama layanan kesehatan berkualitas.

Ia mengingatkan bahwa profesionalisme tidak hanya soal kemampuan, tetapi juga sikap dan komitmen.

Sementara itu, dr. M. Ibrahim Sangaji, MARS mengangkat pentingnya budaya kerja berbasis nilai, termasuk amanah, kejujuran, empati, dan profesionalisme dalam pelayanan kesehatan.

“Pelayanan kesehatan harus dilandasi nilai kemanusiaan dan dedikasi tinggi. Mengabdi dengan ilmu, melayani dengan hati,” ungkapnya.

Dari sisi kebijakan dan implementasi, Yohanes Bosko, S.Kep., Ners menyoroti pentingnya komunikasi efektif, integritas, dan inovasi dalam menciptakan pelayanan prima yang mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Diskusi yang berlangsung dinamis menunjukkan bahwa isu pelayanan kesehatan tidak bisa diselesaikan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi, inovasi, dan komitmen kuat dari semua pihak.

Melalui kegiatan ini, UNIMOF tidak hanya menggelar seminar, tetapi juga mengirim pesan kuat kepada publik: kampus ini tengah membangun ekosistem pendidikan yang melahirkan tenaga kesehatan berintegritas, profesional, dan siap menjawab kebutuhan masyarakat.

Dengan langkah strategis tersebut, UNIMOF semakin layak dilirik sebagai salah satu perguruan tinggi yang berperan penting dalam mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan, khususnya di Nusa Tenggara Timur.

Reporter : Faidin

Prodi AdminKes Perkuat Posisi UNIMOF di Bidang Pendidikan Kesehatan di NTT

SIKKA, Bajopos.com – Capaian Akreditasi Unggul yang diraih Program Studi Sarjana Administrasi Kesehatan (AdminKes) di Universitas Muhammadiyah Maumere (Unimof) menjadi tonggak penting dalam memperkuat posisi kampus tersebut sebagai salah satu pusat pendidikan kesehatan di Kabupaten Sikka dan wilayah Nusa Tenggara Timur.

Status akreditasi tertinggi tersebut diberikan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia melalui Surat Keputusan Nomor 0114/LAM-PTKes/Akr/Sar/II/2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 28 Februari 2026.

Dengan capaian ini, Program Studi Administrasi Kesehatan Universitas Muhammadiyah Maumere dinilai telah memenuhi standar mutu pendidikan tinggi kesehatan secara komprehensif, meliputi tata kelola program studi, kualitas dosen, kurikulum, hingga dukungan sarana prasarana pembelajaran.

Ketua LAM-PTKes, Usman Chatib Warsa, dalam keputusan tersebut menetapkan bahwa program studi tersebut berstatus Terakreditasi Unggul dengan masa berlaku selama tiga tahun.

Predikat unggul merupakan pengakuan bahwa program studi memiliki kualitas akademik yang sangat baik serta mampu menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang manajemen dan administrasi layanan kesehatan.

Capaian ini juga menjadi momentum bagi Universitas Muhammadiyah Maumere untuk terus mengembangkan kualitas pendidikan, khususnya dalam menyiapkan tenaga profesional yang mampu mengelola sistem pelayanan kesehatan secara efektif dan modern.

Selain memberikan status akreditasi, rapat pleno Komite Akreditasi LAM-PTKes juga menyampaikan sejumlah rekomendasi penguatan kelembagaan, antara lain peningkatan sumber daya keuangan melalui pengembangan wirausaha, peningkatan partisipasi mahasiswa dalam organisasi kemahasiswaan, serta penguatan kapasitas dosen melalui kepemilikan sertifikasi dosen.

Dengan akreditasi unggul tersebut, Program Studi Administrasi Kesehatan Universitas Muhammadiyah Maumere diharapkan semakin menarik minat calon mahasiswa yang ingin berkarier di bidang manajemen layanan kesehatan, sekaligus berkontribusi dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.(Faidin)

Program Studi Adminkes UNIMOF Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes

SIKKA, Bajopos.com – Program Studi Sarjana Administrasi Kesehatan (Adminkes) pada Universitas Muhammadiyah Maumere (Unimof) resmi meraih status Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 0114/LAM-PTKes/Akr/Sar/II/2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 28 Februari 2026.

Data yang dihimpun Bajopos.com bahwa status akreditasi tersebut diberikan setelah melalui proses evaluasi komprehensif oleh tim asesor LAM-PTKes yang menilai berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan, mulai dari tata kelola program studi, kualitas dosen, kurikulum, hingga capaian pembelajaran mahasiswa.

Ketua LAM-PTKes, Usman Chatib Warsa, dalam keputusan yang ditandatangani menyatakan bahwa Program Studi Sarjana Administrasi Kesehatan Universitas Muhammadiyah Maumere dinyatakan Terakreditasi Unggul. Status ini berlaku selama tiga tahun, dengan tetap mempertimbangkan pemenuhan standar mutu pendidikan tinggi sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Penetapan akreditasi unggul ini sekaligus menggantikan status akreditasi sebelumnya dan menjadi indikator pengakuan atas kualitas penyelenggaraan pendidikan di program studi tersebut.

Akreditasi unggul merupakan predikat tertinggi dalam sistem akreditasi program studi kesehatan di Indonesia. Predikat ini menunjukkan bahwa program studi memiliki standar mutu pendidikan yang sangat baik, baik dari sisi pengelolaan akademik, kompetensi tenaga pengajar, sarana prasarana, hingga kontribusi dalam pengembangan ilmu kesehatan masyarakat.

Dengan capaian tersebut, Program Studi Administrasi Kesehatan Universitas Muhammadiyah Maumere yang berada di Kabupatendiharapkan semakin memperkuat perannya dalam mencetak lulusan yang kompeten di bidang manajemen dan administrasi layanan kesehatan, khususnya untuk menjawab kebutuhan tenaga profesional di sektor kesehatan di wilayah Nusa Tenggara Timur dan Indonesia pada umumnya.

Dalam rekomendasi rapat pleno Komite Akreditasi LAM-PTKes, program studi juga didorong untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan institusi, antara lain dengan memperkuat sumber daya keuangan melalui pengembangan wirausaha, meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan organisasi kemahasiswaan, serta mendorong pengembangan dosen untuk memperoleh sertifikasi dosen.

Pencapaian akreditasi unggul ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi civitas akademika Universitas Muhammadiyah Maumere untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Bagi calon mahasiswa yang berminat menempuh pendidikan di bidang administrasi dan manajemen kesehatan, capaian akreditasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa Program Studi Administrasi Kesehatan Universitas Muhammadiyah Maumere memiliki standar mutu yang diakui secara nasional.(Faidin) 

Perkuat Iman Sejak Dini, SMP Reroroja Gelar Pesantren Ramadhan di Kampus Unimof Maumere

SIKKA, Bajopos.com – Semangat Ramadhan 1447 Hijriah terasa semakin bermakna bagi para siswa SMP Negeri Reroroja melalui kegiatan Pesantren Ramadhan yang diselenggarakan pada Jumat–Sabtu, 27–28 Februari 2026 bertempat di Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF).

Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan iman dan karakter yang dirancang secara intensif dan terarah. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara SMP Negeri Reroroja dan Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Al-Islam dan kemuhammadiyaan (LPPAIK) Universitas Muhammadiyah Maumere.

Sebanyak 13 siswa mengikuti Pesantren Ramadhan 1447 H dengan penuh semangat. Mengusung tema “Iman Bertumbuh, Iman Bertambah, Akhlak Makin Keren”, kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan, tetapi dihadirkan sebagai wadah pembinaan ruhani yang menyentuh hati dan membentuk karakter generasi muda secara lebih mendalam.

Sejak pembukaan, suasana khidmat dan kebersamaan sudah terasa kuat, mencerminkan keseriusan seluruh pihak dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Acara diawali dengan pembukaan resmi yang berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Dalam sambutannya, Kepala LPPAIK Universitas Muhammadiyah Maumere, Ustaz Abdul Gadri Jihad, S.Sos., M.Pd., menegaskan pentingnya momentum Ramadhan sebagai sarana pembinaan iman dan karakter.

Ia mengingatkan bahwa generasi muda membutuhkan ruang pembinaan yang tidak hanya mengasah kecerdasan intelektual, tetapi juga memperkuat fondasi spiritual dan akhlak. Ramadhan, menurutnya, adalah waktu terbaik untuk menanamkan nilai-nilai keislaman secara lebih intensif.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala SMP Negeri Reroroja, Nurfitriah Safrudin, M.Pd., yang mengajak para siswa untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh. Ia berharap para peserta tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga terlibat secara aktif dan terbuka dalam setiap sesi.

Menurutnya, pengalaman selama dua hari ini akan menjadi bekal penting dalam membentuk kebiasaan ibadah dan sikap hidup yang lebih baik di masa mendatang.

Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mengikuti berbagai materi keislaman yang disusun secara sistematis dan dikemas secara interaktif. Materi tersebut meliputi penguatan akidah, pembiasaan ibadah harian, tilawah Al-Qur’an, serta sesi motivasi dan refleksi diri.

Pendekatan pembelajaran tidak hanya bersifat ceramah, tetapi juga diskusi, praktik langsung, serta evaluasi bersama. Hal ini bertujuan agar siswa tidak sekadar memahami konsep, tetapi mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk memaksimalkan proses pembinaan, peserta dibagi ke dalam lima kelompok kecil. Setiap kelompok didampingi oleh mahasiswa dan mahasiswi Tahfidz Al-Qur’an Universitas Muhammadiyah Maumere yang bertugas membimbing praktik ibadah, hafalan, serta pembinaan akhlak secara lebih intensif dan personal.

Pendampingan dalam kelompok kecil ini membuat interaksi menjadi lebih dekat dan efektif. Para siswa dapat bertanya, berdiskusi, serta memperoleh bimbingan secara langsung sesuai kebutuhan masing-masing.

Sekretaris LPPAIK Universitas Muhammadiyah Maumere, Hardian, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa Pesantren Ramadhan ini memiliki visi pembinaan jangka panjang.

“Pesantren Ramadhan ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi merupakan ruang pembinaan ruhani yang dirancang untuk menyentuh hati dan membentuk karakter peserta didik secara mendalam. Kami berharap melalui kegiatan ini, iman para siswa benar-benar bertumbuh dengan kesadaran, bertambah dengan pemahaman, dan terwujud nyata dalam akhlak yang santun, disiplin, bertanggung jawab, serta membanggakan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat,” ungkapnya.

Secara umum, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan dan memperkuat keimanan peserta didik serta membentuk karakter yang berakhlak mulia melalui pembinaan intensif di bulan Ramadhan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran spiritual, kedisiplinan dalam beribadah, serta menanamkan nilai-nilai tanggung jawab, kepedulian, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Ke depan, Pesantren Ramadhan diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi berkembang menjadi gerakan pembinaan karakter yang berkelanjutan dan berdampak luas. Kolaborasi antara SMP Negeri Reroroja dan Universitas Muhammadiyah Maumere melalui LPPAIK diharapkan semakin diperkuat, termasuk dengan melibatkan lebih banyak mahasiswa pendamping, khususnya dari program Tahfidz Al-Qur’an.

Dengan komitmen bersama, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kokoh dalam keimanan, matang dalam kepribadian, serta menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam setiap langkah kehidupan.(Redaksi)