Rab. Jun 10th, 2026

Transformasi Digital

DISARPUS Sikka Percepat Transformasi Digital, Mahasiswa UNIPA Indonesia Kembangkan Website Resmi

SIKKA, BAJOPOS.COM – Upaya transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sikka terus bergerak. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka (DISARPUS) segera meluncurkan website resmi sebagai pusat dokumentasi, publikasi program, serta layanan informasi bagi masyarakat.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, menjelaskan pengembangan platform digital tersebut mendapat dukungan dari dua mahasiswa magang Universitas Nusa Nipa Indonesia (UNIPA) Indonesia, yakni Gery dan Ningsi dari Program Studi Ilmu Komunikasi.

Dalam rilis yang diterima media di Maumere, Kamis (19/02/2026), Very menyebut kehadiran website ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat komunikasi publik yang informatif, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

“Kami bersyukur dan sungguh berterima kasih kepada adik Gery dan Ningsi dari Program Studi Ilmu Komunikasi UNIPA Indonesia. Kehadiran mereka terasa sangat tepat, di saat kami membutuhkan platform digital yang representatif, sementara kondisi anggaran sedang mengalami efisiensi,” ujarnya.

Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak menjadi hambatan bagi DISARPUS Sikka untuk terus berinovasi. Kolaborasi dengan mahasiswa magang dinilai sebagai solusi kreatif dalam menghadirkan layanan berbasis digital tanpa membebani keuangan daerah.

Selama masa magang, kedua mahasiswa tersebut terlibat aktif dalam perancangan konten website, penyusunan struktur informasi, hingga pengembangan konsep komunikasi digital yang ramah dan mudah dipahami publik. Sinergi ini menjadi contoh konkret kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan digitalisasi layanan.

Very menambahkan, website resmi DISARPUS nantinya memuat informasi layanan perpustakaan, kegiatan literasi, pengelolaan arsip, hingga program-program yang sedang dan akan dijalankan.

“Website ini akan memudahkan masyarakat mengakses berbagai informasi secara cepat dan efisien,” katanya.

Bagi mahasiswa, program magang tersebut tidak sekadar menjadi kewajiban akademik, tetapi juga ruang implementasi ilmu komunikasi dan teknologi informasi dalam dunia kerja nyata. DISARPUS Sikka pun menyampaikan apresiasi kepada Program Studi Ilmu Komunikasi dan seluruh civitas akademika UNIPA Indonesia atas kemitraan yang terjalin.

“Terima kasih Gery dan Ningsi. Terima kasih Program Studi Ilmu Komunikasi dan civitas akademika UNIPA Indonesia. Teruslah berkarya, belajar, dan berani berinovasi. Karya kecil hari ini adalah fondasi besar bagi literasi dan digitalisasi Kabupaten Sikka di masa depan,” tutupnya.(Redaksi) 

Mahasiswa IFTK Ledalero Rancang Website Perpustakaan Daerah Sikka

SIKKA, BAJOPOS.COM – Transformasi digital di sektor literasi daerah terus didorong. Mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero akan membantu merancang dan membangun website resmi Perpustakaan Umum Daerah Frans Seda Kabupaten Sikka.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Sikka, Very Awales, saat menerima kunjungan mahasiswa Prodi Sistem Informasi IFTK Ledalero di ruang kerjanya, Kamis (12/02/2026).

Menurut Very Awales, pengembangan website perpustakaan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan informasi kepada masyarakat. Ia menyambut baik inisiatif kolaborasi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi digital di lingkungan perpustakaan daerah.

“Website ini nantinya diharapkan menjadi pusat informasi dan layanan digital perpustakaan, sehingga masyarakat dapat mengakses informasi koleksi, layanan, serta berbagai kegiatan literasi secara lebih mudah dan cepat,” ujarnya.

Very yang juga merupakan alumni IFTK Ledalero menjelaskan, melalui website tersebut masyarakat tidak hanya dapat mengetahui daftar koleksi buku yang tersedia, tetapi juga memperoleh informasi terkait jadwal layanan, kegiatan literasi, program edukasi, hingga pengumuman penting lainnya.

Ke depan, platform tersebut direncanakan akan dikembangkan dengan fitur katalog online dan sistem peminjaman berbasis digital. Langkah ini dinilai penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat di era serba digital, sekaligus memperluas jangkauan layanan perpustakaan tanpa dibatasi ruang dan waktu.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa Prodi Sistem Informasi IFTK Ledalero menyampaikan bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari implementasi keilmuan di bidang teknologi informasi sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Dalam prosesnya, mahasiswa akan melakukan analisis kebutuhan sistem, perancangan tampilan antarmuka (user interface), pengembangan sistem, hingga tahap uji coba sebelum website resmi diluncurkan.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah, sekaligus mendorong peningkatan literasi digital di Kabupaten Sikka.

Dengan hadirnya website resmi Perpustakaan Umum Daerah Frans Seda, Disarpus Kabupaten Sikka optimistis pelayanan publik di bidang literasi dan kearsipan akan semakin modern, transparan, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.(Faidin)