Rab. Sep 23rd, 2026

Posko Pengungsian

Danlanal Maumere Tegaskan Bantuan Gempa Agar Tepat Sasaran dan Dibagi Adil, Jangan Ada Pengungsi Terlewat

SIKKA, Bajopos.com | Penyaluran bantuan bagi warga terdampak gempa bumi Flores di sejumlah posko pengungsian di Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, mendapat perhatian serius dari Komandan Lanal (Danlanal) Maumere, Kolonel Laut (P) Yoyok Ary N.A.S., M.Tr.Opsla.

Pesan tegas disampaikan Komandan Lanal Maumere di tengah proses pendistribusian bantuan CSR Telkomsel bersama Lanal Maumere kepada para pengungsi, Jumat (21/8/2026).

Yoyok menekankan agar bantuan yang telah disalurkan benar-benar diterima oleh masyarakat yang terdampak, dibagikan secara adil dan tidak menimbulkan ketimpangan di antara para pengungsi.

Pesan tersebut disampaikan saat dirinya bersama jajaran Lanal Maumere mendampingi distribusi bantuan di sejumlah titik pengungsian, termasuk Desa Nangahale, Posko Tanjung Darat, Posko Kantor Kecamatan Talibura, Posko Eks Pasar Talibura hingga Desa Henga, Dusun Henga.

Dalam kesempatan tersebut, perhatian Komandan Lanal tidak hanya tertuju pada proses pengangkutan dan penyerahan bantuan. Ia juga menyambangi langsung para pengungsi dan berkomunikasi dengan pihak yang bertanggung jawab di lokasi.

Jangan Sampai Bantuan Tidak Merata

Komandan Lanal Maumere meminta kepala desa dan pengelola posko memastikan bantuan yang diterima dari pihak luar disalurkan kepada warga sesuai data dan kondisi riil di lapangan.

Pesan tersebut menjadi penting mengingat sebelumnya sempat muncul keluhan dan protes warga terkait pembagian bantuan di sejumlah lokasi pengungsian.

Menurut Yoyok, bantuan kemanusiaan yang datang merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. Karena itu, proses pembagiannya harus dilakukan secara transparan, adil dan mengutamakan warga yang benar-benar membutuhkan.

Ia meminta tidak boleh ada warga terdampak yang terlewatkan, sementara bantuan justru menumpuk atau tidak tersalurkan kepada penerima yang membutuhkan.

Komandan Lanal Turun Langsung ke Posko

Kolonel Laut (P) Yoyok Ary N.A.S. bersama istrinya, Ny. Diani Yoyok Ary, Ketua Cabang 3 Daerah Kodaeral VII, turut menyambangi para pengungsi dari posko ke posko.

Keduanya tampak memberikan motivasi kepada warga yang masih bertahan di tenda pengungsian setelah gempa yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026.

Suasana haru terlihat ketika Yoyok duduk bersama para pengungsi. Perhatiannya tertuju kepada para lansia dan anak-anak yang masih harus menjalani hari-hari di tengah keterbatasan di lokasi pengungsian.

Kehadiran tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan moral kepada warga yang hingga hari ketujuh pascagempa masih belum sepenuhnya dapat kembali ke rumah.

Kawal Distribusi Bantuan Telkomsel

Dalam kegiatan tersebut, Lanal Maumere membantu distribusi bantuan dari program CSR Telkomsel Peduli Gempa Flores 2026.

Bantuan yang disalurkan antara lain makanan ringan, mi instan, air mineral, tikar, selimut, obat-obatan dan vitamin.

Bantuan diangkut menggunakan mobil truk dan mobil box Lanal Maumere untuk kemudian didistribusikan ke sejumlah titik pengungsian.

Territory Mobile Consumer Business (TMCB)/PIC Telkomsel, M. Iskandar Syah, sebelumnya menjelaskan bahwa distribusi bantuan dilakukan berdasarkan koordinasi dengan pemerintah daerah dan koordinator posko.

Telkomsel juga telah berpesan agar bantuan yang disalurkan dapat diterima secara merata dan tepat sasaran.

Sementara itu, kehadiran Lanal Maumere menjadi bagian dari upaya memastikan proses distribusi berjalan dengan baik di lapangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut ibu-ibu anggota Lanal Maumere (Jalasenastri), serta prajurit Lanal Maumere lainnya.

Pesan Komandan Lanal Maumere menjadi pengingat bahwa dalam situasi bencana, bantuan bukan sekadar soal jumlah yang disalurkan, tetapi bagaimana bantuan tersebut benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan secara adil dan tepat sasaran.

Reporter : Faidin

Terima Ratusan Aduan Masyarakat Perhari, Aliansi Wartawan Sikka Buka 25 Call Center Pengaduan Korban Gempa Flores

SIKKA, Bajopos.com | Aliansi Wartawan Sikka (AWAS) membuka call center pengaduan bagi warga terdampak Gempa Flores di Kabupaten Sikka.

Layanan tersebut dibuka menyusul masih adanya warga terdampak bencana yang mengaku belum mendapatkan bantuan, terutama mereka yang melakukan evakuasi secara mandiri dan membangun posko pengungsian sendiri di desa maupun kelurahan.

Ketua Aliansi Wartawan Sikka (AWAS), Mario W. P. Sina, mengatakan pembukaan call center merupakan bentuk kepedulian insan pers terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami tergerak membuka call center pengaduan sebab banyak warga yang mengadukan kepada kami terkait belum adanya bantuan yang diterima dari pemerintah,” ujar Mario, Kamis (20/8/2026).

Menurut Mario, layanan pengaduan ini dibuka untuk membantu memastikan informasi mengenai kondisi dan kebutuhan warga di lapangan dapat segera diteruskan kepada pihak berwenang. Dengan demikian, distribusi bantuan logistik diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, tepat sasaran dan merata.

“Kami ingin memastikan jangan sampai ada warga terdampak yang terlupakan. Setiap pengaduan yang masuk akan menjadi informasi penting untuk disampaikan kepada pihak terkait,” katanya.

Bantuan Dinilai Masih Terpusat

Berdasarkan pemantauan awak media yang bertugas di Kabupaten Sikka, distribusi bantuan sejauh ini lebih banyak difokuskan kepada warga yang berada di lokasi evakuasi terpusat, salah satunya di Gelora Samador da Cunha.

Sementara itu, masih terdapat warga terdampak yang memilih melakukan evakuasi secara mandiri. Mereka membangun tenda-tenda darurat menggunakan perlengkapan seadanya di lingkungan desa maupun kelurahan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian AWAS karena warga yang mengungsi secara mandiri juga merupakan korban bencana yang membutuhkan bantuan dan perlindungan.

Mario mengatakan, perhatian terhadap korban bencana tidak boleh hanya diberikan kepada masyarakat yang berada di lokasi pengungsian terpusat.

“Kita sepakat bahwa fokus utama adalah Pulau Palue yang merupakan wilayah yang paling parah terkena dampak bencana Gempa Flores. Tetapi, mengingat warga terdampak juga tersebar di 20 kecamatan lain, mereka harus juga menjadi prioritas,” ungkapnya.

Menurut dia, pemerataan bantuan penting dilakukan agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat yang sama-sama menjadi korban bencana.

Negara Harus Hadir

Mario juga mengingatkan kembali arahan Kepala BNPB ketika berada di Posko Tanggap Darurat Bencana di Kantor BPBD Kabupaten Sikka.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNPB menegaskan bahwa negara harus hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, terutama dalam situasi bencana.

“Setiap orang harus mendapatkan bantuan dan jangan ada satu warga negara pun yang terkena dampak bencana Gempa Flores terlupakan. Negara harus hadir di saat rakyatnya membutuhkan bantuan, apalagi dalam kondisi bencana alam,” tegas Mario, mengutip arahan tersebut.

Karena itu, AWAS memilih mengambil bagian dengan membuka saluran pengaduan melalui jaringan wartawan yang tersebar di Kabupaten Sikka.

Warga terdampak dapat menyampaikan informasi mengenai kondisi pengungsian, kebutuhan mendesak, kerusakan, maupun persoalan distribusi bantuan melalui nomor telepon atau WhatsApp wartawan yang tergabung dalam AWAS.

“Pembukaan call center sebagai bentuk kontribusi awak media sebagai penyambung lidah rakyat agar bisa disampaikan kepada pihak berwenang dalam mengambil kebijakan,” pungkas Mario.

Call Center Pengaduan AWAS

Berikut Wartawan yang tergabung dalam Aliansi Wartawan Sikka (AWAS), asal Media dan nomor HP/WhatsApp yang bisa dihubungi, diantaranya;

Mario W. P. Sina, wartawan Florespedia.id 081353867075

Ade Riberu, Floresterkini.com 085183851454

Ijas Sagur, Ekorantt.com 081246462015

Ebed de Rosary, Florespos.net 081236097539

Vianey Tinto, Tajukntt.id 082147501571

Marsel Feka, Nttexpress.com 085331053830

Hengky Ola Sura, Ekorantt 081315987716

Yusuf Porwaila, Delikkasus.com 082246304275

Nivan Gomez, Nttpost.com 082346873103

Lukas Lado, Ekorantt 085141043686

Karel Pandu, Gardaflores.com 082145909588

Vicky da Gomez, Suarasikka.com 081246662471

Risto Jomang, Ekorantt 081238534726

Arnlod Welianto, Tribunflores.com 082237233425

Faidin Bajopos.com 085317531207

Wiliam Toka, Tajukntt.id 081239216730

Aris Halilintar, Mutiaratimur.com 082145691123

Sandi Hayon, Kompas.com 081248629021

Albert Cakramento, Newsdaring.com 081236991088

Tovik Koban, TVOne 082247597000

Johny Nura, MNC Group 081353810138

John da Gomez, SCTV/Liputan6 081246875081

Mia Margaretha Holo, Floresa.co 082237466728

Irma Rose, ersepektif.com 081347194392

Maria Dato, Ntthits.com 081246126861

Icha Florida, Wartanusantara.com 085215878354

AWAS berharap call center ini menjadi jembatan informasi antara masyarakat terdampak dengan pemerintah dan pihak-pihak terkait, sehingga setiap warga yang membutuhkan bantuan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.

Reporter : Faidin