Kam. Sep 24th, 2026

Facebook

Tehua Bergema! Karnaval Budaya Sambut HUT RI ke-81 Digelar Meriah

MALUKU TENGAH, BAJOPOS.COM | Warga Desa Tehua, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, merayakan Karnaval menyongsong Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT Kemerdekaan RI) ke-81 dengan antusiasme tinggi, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan yang mengusung tema utama “Dengan Semangat Kemerdekaan, Kita Lestarikan Budaya dan Persatuan” ini digelar mulai pukul 15.30 hingga 17.00 WIT. Rute karnaval dimulai dari SMA Negeri 21 Maluku Tengah Tehua hingga di depan rumah Kepala Sekolah SD Negeri 46 Maluku Tengah.

Ismail Tehuayo, S.Pd., yang dihubungi melalui akun Facebook pribadinya, mengungkapkan bahwa masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Antusiasme terlihat dari partisipasi peserta yang mengenakan pakaian adat dari berbagai provinsi di Indonesia, hingga beragam busana dan kostum anak-anak yang turut memeriahkan perayaan.

“Kalau untuk menyatukan generasi di Desa Khusus Negeri Tehua, mereka sangat mendukung kegiatan tersebut,” ujar Ismail.

Ia menambahkan, karnaval ini direncanakan menjadi tradisi tahunan di Negeri Tehua. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan rasa nasionalisme, serta menampilkan kekayaan budaya dalam semangat kemerdekaan.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, Karnaval di Negeri Tehua diharapkan terus menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus penguatan persatuan di tengah masyarakat.

Penulis : Ikbal Tehuayo

Dugaan Penipuan Berkedok Jadi Agen Minyak Tanah Viral di FPRS, Warga Minta Kembalikan Uang

SIKKA, BAJOPOS.COM – Keluhan dugaan penipuan yang diunggah seorang warga di grup Facebook Forum Peduli Rakyat Sikka (FPRS) menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Postingan tersebut memicu ratusan komentar dari warganet yang sebagian mengaku pernah menjadi korban orang yang sama.

Akun Facebook Cii Mell dalam unggahannya mengaku orang tuanya didatangi seorang pria yang memperkenalkan diri bernama Riko.

Pria tersebut disebut menawarkan kerja sama menjadi agen minyak, namun hingga kini barang yang dijanjikan tidak pernah diantar.

Dalam unggahan yang di posting di grup tersebut, pemilik akun menuliskan keluhannya dan meminta agar pria yang disebut bernama Riko mengembalikan uang yang telah diambil.

“Selamat pagi, ada yang kenal orang ini? Mengaku namanya Riko. Datang tipu orang tua saya dengan angan-angan jadi agen minyak. Sampai hari ini tidak antar juga. Telepon tidak aktif. Tolong suruh dia kasih kembali uang yang dia bawa,” tulis akun tersebut.

Unggahan itu mendapat perhatian luas dari anggota grup. Hingga saat berita ini ditulis, postingan tersebut telah memperoleh sekitar 340 tanda suka dan 289 komentar dari warganet.

Sejumlah pengguna Facebook turut memberikan tanggapan di kolom komentar. Beberapa di antaranya bahkan mengaku mengenal sosok yang disebut dalam unggahan tersebut.

Akun Epifania Lodan menuliskan bahwa orang yang dimaksud memiliki kebiasaan menipu.
“Orang tukang tipu,” tulisnya singkat.

Sementara itu, Moh Jaka berkomentar dengan nada sindiran.
“Pemain lama, si CEO Pertamina,” tulisnya.

Komentar lain datang dari Iyann Semy yang menyebut orang tersebut sebenarnya bernama Erik.

“Orang ini tukang tipu, kalau dapat dia kasih pelajaran. Erik namanya,” tulisnya.

Selain itu, pengguna Chonk Ichonk menilai kasus tersebut belum ditangani aparat karena belum ada laporan resmi.
“Polisi tidak berani tangkap dan hukum dia, padahal korbannya banyak. Mungkin tidak ada yang berani melapor,” tulisnya.

Komentar tersebut kemudian mendapat balasan dari akun Zhull Amal Nur Pv yang menjelaskan bahwa proses hukum membutuhkan laporan dan bukti dari korban.

“Bukan tidak berani. Polisi punya SOP. Harus ada yang melaporkan, harus ada bukti dan kerugian korban. Anda berani tidak melaporkan?” tulisnya.

Perdebatan di kolom komentar pun terus berlanjut. Bahkan akun Vikher Rivensoriz menanggapi komentar sebelumnya dengan menyebut adanya dugaan kedekatan pelaku dengan aparat, meski tanpa bukti yang jelas.

Menanggapi keresahan masyarakat yang ramai dibicarakan di media sosial tersebut, pihak Polres Sikka menyatakan akan melakukan pengecekan terlebih dahulu terkait informasi yang beredar.

Kasi Humas Polres Sikka Leonardus Tunga saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp memberikan tanggapan singkat.

“Kami cek dulu,” tulisnya.

Hingga kini belum diketahui secara pasti identitas maupun keberadaan pria yang disebut dalam unggahan tersebut.(Faidin)