Rab. Jun 10th, 2026

Budaya Baca

Pak Arif Dampingi Siswa MIS Muhammadiyah Wuring Tanamkan Semangat Literasi di Disarpus Sikka

SIKKA, BAJOPOS.COM – Peran guru kembali terlihat nyata dalam kegiatan Wisata Literasi yang digelar di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Jumat (13/2/2026).

Pak Arif yang merupakan alumni Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF) ini bersama dua rekannya, Ibu Afika dan Pak Musalim, mendampingi 52 siswa MIS Muhammadiyah Wuring mengikuti rangkaian kegiatan literasi dengan penuh semangat.

Sejak awal kunjungan, Pak Arif tampak aktif mengarahkan para siswa agar tertib dan fokus mengikuti setiap sesi pengenalan perpustakaan. Ia juga memberi motivasi kepada anak-anak agar tidak ragu bertanya dan memanfaatkan kesempatan belajar di luar kelas tersebut.

Dalam beberapa kesempatan, Pak Arif membantu menjelaskan kembali materi yang disampaikan petugas perpustakaan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami siswa.

Pendampingan ini menjadi bagian penting dalam memastikan tujuan kegiatan, yakni menumbuhkan minat baca dan mengenalkan fungsi perpustakaan, dapat tercapai secara maksimal.

Kegiatan Wisata Literasi tersebut tidak hanya memberikan pengalaman baru bagi siswa, tetapi juga memperlihatkan sinergi antara sekolah dan Disarpus dalam membangun budaya literasi sejak dini.

Dengan keterlibatan aktif guru seperti Pak Arif dan rekan-rekannya, diharapkan semangat membaca dan belajar tidak hanya tumbuh di perpustakaan, tetapi juga terus berlanjut di lingkungan sekolah maupun rumah.(Faidin)

Budayakan Membaca Sejak Dini, Siswa MIS Muhammadiyah Wuring Ikut Wisata Literasi

SIKKA, BAJOPOS.COM – Sebanyak 52 siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Muhammadiyah Wuring mengikuti kegiatan Wisata Literasi di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Jumat pagi, 13 Februari 2026.

Kunjungan edukatif tersebut didampingi oleh tiga guru, yakni Ibu Afika, Pak Musalim, dan Pak Arif. Rombongan disambut langsung oleh jajaran Disarpus dalam suasana penuh antusias di Maumere.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, menjelaskan bahwa kegiatan Wisata Literasi bertujuan menumbuhkan minat baca sejak usia dini, sekaligus memperkenalkan fungsi perpustakaan dan lembaga kearsipan dalam mendukung pendidikan serta pembangunan daerah.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak mengenal perpustakaan sebagai tempat yang menyenangkan untuk belajar, bukan hanya sekadar tempat menyimpan buku,” ujarnya kepada media, Jumat (13/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, para peserta didik mendapatkan pelayanan perpustakaan secara langsung. Mereka diperkenalkan dengan berbagai koleksi buku, ruang baca anak, hingga layanan literasi yang tersedia di Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Sikka.

Tak hanya itu, siswa-siswi juga memperoleh penjelasan mengenai tugas dan fungsi jabatan struktural di lingkungan Disarpus, mulai dari Kepala Dinas (Kadis), Sekretaris Dinas (Sekdis), hingga Kepala Bidang (Kabid). Edukasi ini diberikan sebagai bagian dari pengenalan dunia birokrasi dan pelayanan publik sejak dini.

Very Awales menegaskan bahwa program Wisata Literasi merupakan salah satu strategi Disarpus dalam mendekatkan layanan perpustakaan kepada pelajar serta membangun budaya literasi di Kabupaten Sikka.

“Kami berharap anak-anak semakin gemar membaca dan memahami bahwa perpustakaan adalah ruang belajar sepanjang hayat,” katanya.

Ia menambahkan, Disarpus Kabupaten Sikka terus membuka diri bagi sekolah-sekolah yang ingin mengikuti program Wisata Literasi sebagai upaya memperkuat literasi pelajar dan memperkenalkan fungsi lembaga kearsipan serta perpustakaan di daerah.

Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan generasi muda Sikka semakin terbiasa membaca, berpikir kritis, serta memiliki wawasan luas sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.(Faidin)